Menuju konten utama

Kabar Terkini Perang Iran: Kapal Iran Tenggelam, Israel Diserang

Kondisi perang Iran terkini menunjukkan ekalasi di wilayah Teluk masih tinggi. Iran kehilangan kapal perang, lalu kembali mengirim rudal ke Israel.

Kabar Terkini Perang Iran: Kapal Iran Tenggelam, Israel Diserang
Cuplikan gambar ini, yang diambil dari siaran televisi pemerintah Iran pada 28 Februari 2026, menunjukkan lokasi yang diklaim sebagai tempat serangan mematikan AS dan Israel yang menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan di selatan Iran. (Photo by IRIB TV / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Update perang Iran Israel-AS hari ini telah memasuki hari keenam pada Kamis (5/3/2026). Keadaan Iran saat ini eskalasi perang masih berlanjut dan masing-masing pihak masih saling serang. Terbaru, kapal Iran ditenggelamkan AS dan Israel diserang Teheran.

Sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam setelah ditembak dengan torpedo oleh kapal selam AS pada Rabu (4/3). Serangan ini terjadi di Samudra Hindia, dekat lepas pantai Sri Lanka.

Seturut The Hindu, setidaknya 83 orang dinyatakan tewas dalam serangan torpedo tersebut. Sementara 32 pelaut Iran kini tengah mendapatkan perawatan medis setelah dievakuasi oleh Angkatan Laut Sri Lanka.

Pasca penyerangan terhadap kapal IRIS Dena itu, Iran melancarkan serangan rudal ke Israel pada Kamis dini hari. AFP menyebut bahwa terdapat ledakan yang terdengar di Yerusalem.

Meski begitu, tak ada laporan korban jiwa maupun dampak signifikan di Israel. Militer Israel telah mengizinkan warganya keluar dari fasilitas penampungan.

Selain di Israel, ledakan juga dilaporkan terjadi di perairan Kuwait. Ledakan ini terjadi di dekat kapal tanker yang berada di sana, menyebabkan kebocoran di sisi kiri lambungnya. Namun, United Kingdom Maritime Trade Operations menyebut seluruh awak kapal selamat.

Sementara itu, Qatar dilaporkan telah mengevakuasi penduduk yang tinggal di dekat kantor kedutaan AS di Doha. Menteri Dalam Negeri Qatar menyebut evakuasi ini merupakan bentuk perlindungan dan pencegahan.

Iran Mendapat Ancaman dari Kelompok Kurdi

Kelompok etnis Kurdi di perbatasan Irak-Iran dilaporkan tengah mempersiapkan operasi militer di lintas batas kedua negara itu. Persiapan ini dilakukan setelah AS berkontak dengan kelompok tersebut agar ikut menyerang Iran.

Sebelumnya pada Rabu, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dilaporkan terus berkontak dengan pasukan Kurdi. AS berusaha agar kelompok bersenjata Kurdi dapat ikut menyerang Teheran. Sebagai gantinya, AS disebut siap mempersenjatai kelompok Kurdi.

Presiden AS Donald Trump juga dilaporkan telah berkontak dengan Presiden Partai Demokrat Kurdistan Iran (KDPI) Mustafa Hijri untuk menjajaki kerja sama.

AS dilaporkan ingin agar pasukan Kurdi melakukan berbagai kekacauan di wilayah perbatasan, seperti mengamankan jalur di perbatasan hingga mengambil alih Iran bagian utara untuk jadi zona penyangga Israel.

Seturut CNN, seorang pejabat senior Kurdi Iran menyebut bahwa ada kemungkinan bentrokan senjata antara pasukan Kurdi dengan militer Iran dalam waktu dekat.

Pelibatan kelompok Kurdi dalam perang di Iran turut meningkatkan potensi Irak ikut terseret dalam pusaran konflik. Hal ini dikarenakan kelompok etnis Kurdi menempati wilayah di perbatasan Irak-Iran. Etnis Kurdi tinggal baik di wilayah Irak maupun Iran.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar