Menuju konten utama

Jokowi Ungkap Cadangan Beras Nasional di Bulog Masih Kurang

Presiden Jokowi yakin siklus panen raya tanaman padi yang kini berlangsung di sejumlah areal persawahan di Jawa Barat menambah cadangan beras nasional.

Jokowi Ungkap Cadangan Beras Nasional di Bulog Masih Kurang
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/10/2023). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nym.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan siklus panen raya tanaman padi yang kini berlangsung di sejumlah areal persawahan di Jawa Barat (Jabar) menambah cadangan beras nasional di tengah fenomena El Nino yang melanda Indonesia. Hal itu disampaikan Jokowi usai meninjau panen raya di Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10/2023).

"Ya ini memang dalam satu tahun di semester pertama itu memang biasanya panennya tinggi, karena panen besar biasanya di bulan-bulan Maret-April yang tinggi," kata Jokowi dikutip dari Antara.

Jokowi menuturkan, panen raya di Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang berlangsung di tengah penurunan volume panen raya pada semester kedua tahun ini. Dia juga senang menyaksikan hasil panen raya padi mencapai total 9 ton per hektare di lokasi itu.

"Bisa 9 ton, memang padat sekali saya lihat dan kita harapkan dari panen-panen inilah pasokan beras bisa menambah cadangan kita," kata Presiden Jokowi.

Dia menuturkan, pasokan beras dari Subang akan menambah persediaan beras nasional yang kini tersimpan sekitar 1,7 juta ton di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog). Dia pun memperkirakan persediaan beras nasional akan kembali bertambah pada kisaran angka 1,5 juta ton sampai akhir 2023.

"Tapi memang masih kurang, sehingga dari stok yang ada di Bulog saat ini 1,7 juta ton, masih menambah lagi, sampai akhir tahun kira-kira 1,5 juta ton," bebernya.

Dalam kesempatan itu Jokowi menyinggung pengaruh fenomena El Nino pada hasil panen dan produksi beras nasional yang mengalami penurunan volume.

"Problem itu (El Nino). Oleh sebab itu, kenapa kita tambah 1,5 juta ton cadangan kita, karena El Nino apa pun memberikan pengaruh kepada produksi, memberikan pengaruh kepada hasil panen yang ada," katanya.

Lebih lanjut, Jokowi berharap panen raya di Kabupaten Subang juga diikuti oleh areal persawahan lainnya di Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat.

"Ya ini di Kabupaten Subang bagus. Mungkin minggu depan saya mau lihat di Indramayu," katanya.

Baca juga artikel terkait STOK BERAS NASIONAL

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin