Jokowi Belum Ada Rencana Kunjungi Korban Tragedi Kanjuruhan

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 3 Okt 2022 17:54 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi mengaku sudah memberikan instruksi khusus untuk mencari pihak yang bertanggung jawab.
tirto.id - Presiden Joko Widodo mengaku belum ada rencana untuk mengunjungi korban kericuhan pasca laga Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 125 orang.

“Belum ada rencana,” kata Jokowi saat kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (3/10/2022).

Jokowi menegaskan ia sudah memerintahkan sejumlah pejabat terkait seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Kapolri dan Menteri Pemuda dan Olahraga memproses kasus Kanjuruhan. Ia mengaku sudah ada instruksi khusus untuk mencari pihak yang bertanggung jawab.

“Kan sudah saya sampaikan. Diinvestigasi tuntas, berikan sanksi kepada yang bersalah,” kata Jokowi menegaskan.

Pertandingan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-3 untuk tim tamu berakhir ricuh. Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan berdasarkan verifikasi terakhir, jumlah korban meninggal mencapai 125 orang.

“Terkonfirmasi sampai saat ini terverifikasi yang meninggal jumlahnya dari awal diinformasikan 129, saat ini data terakhir dari hasil pengecekan oleh DVI dan diverifikasi dengan dinas kesehatan jumlahnya 125 karena ada yang tercatat ganda,” kata Sigit di Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022).

Selain korban jiwa, sekitar 13 mobil rusak dalam kejadian tersebut, 10 di antaranya mobil dinas milik Polri, mobil patroli, mobil truk Brimob, mobil Patwal, mobil K9 dan juga ada mobil pribadi.

Presiden Jokowi sudah mengambil sikap atas kejadian yang menewaskan ratusan jiwa tersebut. Ia memerintahkan ada pemberian pengobatan kepada para korban. Jokowi juga menginstruksikan penghentian Liga 1 serta pengusutan atas kericuhan tersebut.

“Khusus kepada kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan,” kata Jokowi dalam keterangan, Minggu (2/10/2022).


Baca juga artikel terkait TRAGEDI KANJURUHAN atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz

DarkLight