Menuju konten utama

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kab. Aceh Utara Hari Ini 17 April 2021

Jadwal imsakiyah hari ini Kab. Aceh Utara pada 17 April 2021 atau 5 Ramadan 1442 H bisa dicek di Tirto.id. Umat muslim di Kab. Aceh Utara bisa pula melihat jadwal sholat 5 waktu dalam menjalankan ibadah puasa.

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kab. Aceh Utara Hari Ini 17 April 2021
KAB. ACEH UTARA
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ramadhan 1442 Hijriah memasuki hari ke-5 puasa. Awal puasa 1 Ramadhan 1442 H telah dimulai sejak 13 April 2021. Jadwal imsakiyah Kab. Aceh Utara hari ini Sabtu 17 April 2021 bisa disimak di Tirto.id. Waktu imsak adalah 10 menit sebelum masuk waktu shalat Subuh, sebagai penanda atau peringatan untuk siap-siap berpuasa dengan menghentikan makan, minum, dan hal lain yang membatalkan puasa.

Kab. Aceh Utara dikenal karena memiliki sejumlah masjid ikonik. Beberapa contohnya antara lain, Masjid Assyafiyah, Masjid Baitul Atiq, dan Masjid BAITUL MUKMININ. Masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah umat muslim di Kab. Aceh Utara.

Masjid Assyafiyah dibangun pada tahun 1975. Daya tampung 100 - 150 jamaah. Masjid ini bisa ditemukan di alamat Tualang Tuha Lhoksukon.

Sedangkan Masjid Baitul Atiq dibangun pada tahun 2002. Daya tampung 150 - 200 jamaah. Masjid ini berada di alamat Geumata Lhoksukon.

Sementara Masjid BAITUL MUKMININ dibangun pada tahun 2011. Daya tampung > 200 jamaah. Umat muslim bisa menemukan masjid ini di JL. LANGKAHAN T. Jambo Aye.

Ada beberapa pilihan menu sahur dan buka puasa di Kab. Aceh Utara, misalnya; teh tarik, kopi sanger, kuah piliek, kopi Aceh, bandrek.

Demi kesempurnaan mengerjakan ibadah selama bulan Ramadan, umat Islam Kab. Aceh Utara dapat melihat jadwal imsakiyah di Kab. Aceh Utara dalam tabel berikut.

Hukum Puasa

Mengerjakan puasa wajib hukumnya bagi umat Islam yang mukallaf selama 29 atau 30 hari bulan Ramadan setiap tahun. Sebulan penuh kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan berjuang menahan dari dari hal-hal yang membatalkan sejak fajar shodiq hingga terbenamnya matahari.

Puasa adalah amalan istimewa. Tidak ada yang dapat mengetahui amalan tersebut kecuali Allah dan orang yang mengerjakan. Selain itu, Allah sendiri yang memberikan balasan, tanpa menentukan kadar balasan tersebut.

Hal ini tercantum dalam hadis qudsi "Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukku dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung ”.

Puasa tidak hanya semata-mata menahan haus dan lapar atau tidak melakukan hubungan suami-istri pada siang hari. Dalam puasa, yang diutamakan adalah pengendalian diri dari perbuatan yang mengutamakan hawa nafsu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, "Puasa bukan hanya menahan makan dan minum saja. Puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Jika ada seseorang yang mencela atau mengganggumu, katakanlah, 'Aku sedang puasa'.”

Kaum muslim yang berpuasa ibarat tengah membuat perisai yang kukuh di dunia dan akhirat. Ketika berada di dunia, seseorang yang berpuasa akan membatasi semua perbuatannya hanya untuk hal-hal yang disukai Allah. Sementara itu, di akhirat, puasa adalah perisai yang akan menjaga seseorang dari panasnya api neraka.

Nabi Muhammad saw. bersabda, "Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad).

Niat Puasa 

Sedangkan bacaan doa niat puasa Ramadan dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin 'an adaai fardi syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu pada bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Pengetahuan Keislaman

Selama Ramadan 2021 ini, umat muslim di Kab. Aceh Utara juga dapat memperdalam pengetahuan keislaman. Contohnya tentang Amalan-amalan dan Doa pada Lailatul Qadar di Bulan Ramadan .

Lailatul Qadar yang memiliki derajat kemuliaan lebih dari seribu bulan, banyak ditunggu dan dicari oleh umat Islam sepanjang bulan Ramadan setiap tahunnya.

Dalam sebuah hadis yang disampaikan oleh Aisyah, apabila Rasulullah saw memasuki malam sepuluh terakhir bulan Ramadan, beliau beribadah dengan sungguh-sungguh serta membangunkan anggota keluarganya.

Terkait doa yang sebaiknya dibaca ketika memperoleh Lailatul Wadar, Aisyah bertanya kepada Rasulullah. Nabi menjawab, "Bacalah Allahumma innaka 'afuwun, tuhibbul afwa fa'fu 'anni (Ya Allah Engkaulah maha pengampun, senang kepada ampunan, maka ampunilah aku)."

Baca juga artikel terkait JADWAL IMSAKIYAH atau tulisan lainnya dari Tim Konten Ramadan

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Tim Konten Ramadan
Penulis: Tim Konten Ramadan
Editor: Tim Konten Ramadan