Menuju konten utama

Istana Minta Pejabat Pakai Fasilitas Patwal secara Bijaksana

Prasetyo turut meminta pejabat negara menghormati pengendara kendaraan bermotor lainnya.

Istana Minta Pejabat Pakai Fasilitas Patwal secara Bijaksana
Sejumlah anggota kepolisian Patwal mengikuti kegiatan latihan pra-ops di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (3/10/2018). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, buka suara atas kemunculan gerakan antisirine yang ramai di media sosial. Adapun warganet menilai pejabat yang menggunakan sirine saat berkendara mengganggu lalu lintas.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan contoh terkait penggunaan sirine. Prabowo diklaim kerap terjebak macet, meski selalu difasilitasi petugas patroli dan pengawalan (patwal) dari polisi maupun dari unsur TNI.

"Beliau sendiri, di dalam mendapatkan pengawalan di dalam berlalu lintas, itu juga sering ikut bermacet-macet," ucap Prasetyo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

"Kalau pun lampu merah juga berhenti, ketika tidak ada sesuatu yang sangat terburu-buru mencapai tempat tertentu," sambung dia.

Di satu sisi, Prasetyo mengakui pemerintah mengizinkan pejabat negara menggunakan fasilitas patwal. Akan tetapi, pejabat negara diminta menggunakan fasilitas tersebut secara bijaksana.

Ia meminta pejabat negara tidak semena-mena, meski difasilitasi petugas patwal saat berkendara. Prasetyo turut meminta pejabat negara menghormati pengendara kendaraan bermotor lainnya.

"Jangan digunakan untuk sesuatu yang melupi batas-batas wajar dan tetap kita harus memperhatikan dan menghormati pengguna jasa yang lain," tegas Prasetyo.

Baca juga artikel terkait PEJABAT atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto