Menuju konten utama

Info Lokasi Vaksin Booster Kabupaten Kediri 24 - 27 Januari 2022

Layanan vaksin booster gratis di RSUD SLG Kediri dibuka untuk umum pada 24 hingga 27 Januari 2022 dengan kuota penerima 500 orang per hari.

Info Lokasi Vaksin Booster Kabupaten Kediri 24 - 27 Januari 2022
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Masyarakat Kediri bisa memperoleh vaksin COVID-19 dosis ke-3 melalui layanan vaksinasi di RSUD SLG Kediri.

Melansir Instagram resmi Dinkes Kabupaten Kediri, layanan vaksin booster tersebut akan dibuka untuk umum pada 24 hingga 27 Januari 2022 di Food Court RSUD SLG Kediri. Vaksin akan diberikan mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dengan kuota penerima 500 orang per hari.

"Kuota 500 orang per hari dan gratis" tulis Dinkes Kabupaten Kediri pada laman Instagramnya, Selasa (18/1/2022).

Syarat Vaksin Booster di Kabupaten Kediri

Layanan vaksinasi booster RSUD SLG Kediri pada 24 hingga 27 Januari mendatang diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Berikut daftar persyaratan penerima vaksin booster di Kabupaten Kediri:

  • Penerima dalam kondisi sehat;
  • Penerima berusia minimal 18 tahun;
  • Penerima membawa KTP, fotokopi KTP, dan bolpoin;
  • Penerima telah mendapatkan vaksin dosis ke-1 dan ke-2 merek Astra Zeneca;
  • Jarak dengan penerimaan vaksin ke-2 minimal 6 bulan.

Apabila calon penerima memerlukan tambahan informasi terkait penerimaan vaksin booster dapat menghubungi RSUD SLG Kediri di nomor berikut:

  • Informasi: (0354) 289 1400
  • IGD 24 Jam: (0354) 2891 399
  • Humas dan Pengaduan: 0813 2600 0404

Manfaat Vaksin COVID-19 Dosis Ke-3

Pemberian vaksin booster telah dilaksanakan secara nasional selama sepekan sejak Rabu (12/1/2022).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebutkan vaksin dosis ke-3 ini diharapkan mampu melindungi masyarakat dari merebaknya mutasi varian SARS-CoV-2, yaitu Omicron.

“Segera laksanakan vaksinasi booster bagi yang sudah mendapatkan kesempatan,” katanya dalam sebuah keterangan tertulis.

Melansir laman Satgas Penanganan COVID-19 pemerintah setidaknya telah mempersiapkan 113 juta dosis stok vaksin booster. Pemberian vaksin nantinya akan diprioritaskan pada kabupaten/kota capaian vaksinasinya diatas 70 persen untuk dosis 1 dan 60 persen untuk dosis 2.

Pemberian vaksin booster setidaknya memiliki tiga manfaat untuk menciptakan kekebalan kelompok. Pertama, Adanya kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi.

Hal ini diperparah ditengah kemunculan varian-varian baru COVID-19 termasuk Omicron. Merujuk studi meta analisis dan analisis regresi oleh Fekin dkk pada 2021, efektivitas 4 vaksin yang telah mendapatkan EUL dari WHO mengalami penurunan aktivitas sebesar 8 persen dalam 6 bulan terakhir pada seluruh kelompok umur.

Kedua, vaksin booster diberikan sebagai bentuk usaha adaptasi masyarakat untuk hidup di masa pandemi demi kesehatan jangka panjang.

Ketiga, memenuhi hak setiap masyarakat Indonesia untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas. Selain itu, pemberian vaksin juga dapat mencegah kemunculan gelombang baru, sehinggah aktivitas masyarakat semakin fleksibel sembari tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami terus mengedukasi masyarakat secara masif supaya pemahaman akan pentingnya manfaat vaksinasi booster ini semakin meluas,” kata Johnny.

Baca juga artikel terkait VAKSIN BOOSTER atau tulisan lainnya dari Yonada Nancy

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Yonada Nancy