Menuju konten utama
IHSG Hari Ini 10 Februari 2022

IHSG Menguat meski Masih Dibayangi Kenaikan Kasus COVID Omicron

IHSG hari ini dibuka menguat di zona hijau meski masih ada kekhawatiran investor atas tingginya kasus COVID-19 Omicron di Indonesia.

IHSG Menguat meski Masih Dibayangi Kenaikan Kasus COVID Omicron
Pekerja melintas di depan layar indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/1/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di zona hijau di posisi 6.859 pada perdagangan Kamis (10/2/2022) pagi pukul 09.00. Posisi tertinggi IHSG pagi ini berada di level 6.867 adapun pergerakan terendah pagi ini terjadi di level 6.849.

IHSG pagi ini sudah diperdagangkan dengan volume 473,1 juta lembar dan nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp260 miliar untuk 28.617 kali transaksi. Kemudian pagi ini setidaknya ada 218 saham yang bergerak menguat dan 63 saham melemah sementara 234 sisanya ada di posisi stagnan.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menjelaskan IHSG secara teknikal pergerakan masih berada dalam tren penguatan. Investor akan mencermati hasil RDG oleh Bank Indonesia dan penetapan suku bunga.

"Pergerakan dari dalam negeri masih dibayangi tingginya kasus COVID-19 secara harian yang berpotensi menghambat perekonomian jika masih terus naik," jelas dia dalam analisa harian yang dikutip Tirto, Kamis (10/2/2022).

Seiring penguatan IHSG pagi ini, bursa Amerika Serikat juga ditutup menguat. Dow Jones ditutup 35.768,06 (+0,86%), NASDAQ ditutup 14.490,4 (+2,08%), S&P 500 ditutup 4.587,18 (+1,45%).

Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu karena saham Big Tech atau saham pertumbuhan mega cap menguat berkat jeda kenaikan suku bunga dan laporan pendapatan yang optimistis juga mendorong investor untuk membeli.

Benchmark imbal hasil Treasury AS 10-tahun tergelincir dari level tertinggi multi-tahun yang dicapai di sesi sebelumnya, membantu sentimen yang stabil di pasar global dan meningkatkan permintaan untuk saham yang tumbuh.

Investor akan mengamati data harga konsumen pada hari Kamis untuk petunjuk tentang rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri