IHSG Ditutup Melemah di Level 6.911, Transaksi Tembus Rp12,95 T

Reporter: Dwi Aditya Putra - 30 Jun 2022 15:44 WIB
Dibaca Normal 1 menit
IHSG ditutup pada level 6.911. Level tertinggi hari ini tercatat pada posisi 7.990. Sementara itu, level terendah indeks tercatat pada level 6.887.
tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi penutupan perdagangan Kamis (30/6/2022). IHSG berada di level 6.911 (-0,44 persen). Level tertinggi hari ini tercatat pada posisi 7.990. Sementara itu, level terendah indeks tercatat pada level 6.887.

Mengutip RTI Business, secara keseluruhan tercatat, 156 saham menguat, 374 saham melemah, dan 153 saham bergerak ditempat. Semantara itu, kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp9.046 triliun dengan nilai transaksi Rp12,95 triliun.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christopher menilai, IHSG ditutup melemah seiring pelemahan bursa saham Amerika Serikat. Di mana kekhawatiran akan inflasi kembali memanas setelah data kepercayaan konsumen dirilis dibawah ekspektasi.

"Dari dalam negeri masih minim sentimen pendorong," kata Dennies dalam risetnya, Kamis (30/6/2022).

Pelemahan indeks didorong oleh sebagian besar indeks sektoral. Di mana, indeks dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Barang Baku yang anjlok 1,71 persen hingga akhir perdagangan.

Selanjutnya, IDX sektor transportasi dan logistik tergelincir 1,70 persen, IDX sektor energi koreksi 1,08 persen, IDX sektor keuangan turun 1,06 persen, IDX sektor barang konsumen non-primer tergelincir 0,70 persen.

Kemudian disusul IDX sektor properti & real estate melemah 0,62 persen. IDX sektor infrastruktur tertekan 0,52 persen, IDX sektor perindustrian melemah 0,51 persem, dan IDX sektor barang konsumen primer turun 0,27 persen.

Sementara itu, IDX sektor kesehatan menjadi sektor dengan penguatan terbesar pada perdagangan hari ini, setelah melonjak 1,12 persen. Diikuti, IDX sektor teknologi naik 1,07 persen.


Baca juga artikel terkait IHSG HARI INI atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight