tirto.id - Pasar saham domestik mengawali sesi perdagangan Kamis (29/10/2026) dengan pergerakan yang variatif sebelum akhirnya berada di zona merah. Berdasarkan data RTI Business, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 11,549 poin atau 0,22 persen ke level 5.270,763.
Hingga pukul 09.06 WIB, pergerakan pasar sempat mencatatkan titik tertinggi di level 5.320,895 sebelum akhirnya mengalami tekanan dan menyentuh titik terendah di level 5.260,513.
Dinamika saham yang diperdagangkan menunjukkan persaingan yang cukup ketat antara tekanan jual dan aksi beli. Tercatat sebanyak 266 saham mengalami kenaikan, 218 saham terkoreksi, dan 222 saham lainnya stagnan.
Selain itu, aktivitas perdagangan tercatat cukup aktif dengan total volume perdagangan mencapai 2,326 miliar saham serta nilai transaksi (turnover) sebesar Rp969,917 miliar. Transaksi tersebut melibatkan frekuensi perdagangan sebanyak 111.542 kali, dengan total kapitalisasi pasar (market cap) emiten di bursa yang berada di angka Rp9.256,386 triliun.
MNC Sekuritas, dalam risetnya memperingatkan, IHSG masih berpeluang melemah pada perdagangan hari ini. Diperkirakan indeks akan menguji area 5.116–5.180 sebelum kembali berpeluang menguat.
“Koreksi berpotensi menguji area 5.116-5.180, sebelum kembali membuka peluang penguatan menuju 5.456-5.564,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id




































