tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 5.207,568 pada perdagangan Rabu (28/10/2026). Mengutip RTI Business pada pukul 09.07 WIB, IHSG turun 58,562 poin atau 1,11 persen.
Pada awal perdagangan, sebanyak 179 saham dibuka menguat, 365 saham melemah, dan 158 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Pergerakan IHSG pada awal sesi pertama terpantau berada di rentang 5.188,324 hingga 5.255,671. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp9.169,961 triliun.
Aktivitas perdagangan saham pada pagi ini tercatat cukup aktif. Sebanyak 2,559 miliar saham berpindah tangan melalui 130.467 kali transaksi, dengan nilai perdagangan mencapai Rp1,093 triliun.
Bina Artha Sekuritas melaporkan bahwa IHSG melemah 1,22 persen ke level 5.373,094 pada penutupan perdagangan Senin (26/10/2026).
Meski terkoreksi, IHSG dinilai berpotensi mengalami rebound. Koreksi pada perdagangan Senin tidak menembus level 5.320, sementara penutupan indeks masih berada di atas garis simple moving average (SMA) 5.
Dengan kondisi tersebut, tren kenaikan yang terbentuk pada pekan sebelumnya berpeluang berlanjut pada pekan ini, dengan target menuju level 5.561.
Bina Artha Sekuritas menetapkan level support IHSG di 5.185, 4.972, dan 4.767. Sementara itu, level resistance berada di 5.561, 5.716, dan 5.936. Indikator moving average convergence divergence (MACD) menunjukkan kondisi netral.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Bina Artha Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi bahan pertimbangan investor, di antaranya Bank Mandiri (BMRI) dan Barito Pacific (BRPT).
1. BMRI
Harga penutupan: 3.960
ROE: 19,73 persen
PER: 6,02 kali
EPS: 658,28
PBV: 1,19 kali
Beta: -0,02
Saham BMRI ditutup melemah di level 3.960 pada 14 Oktober 2026. BMRI berpeluang menguji level resistance berikutnya di 4.130 apabila harga penutupan harian tetap bertahan di atas 3.900.
Indikator MACD menunjukkan sinyal golden cross. Bina Artha Sekuritas merekomendasikan HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 3.490–3.570, dengan target harga terdekat di level 4.130.
2. BRPT
Harga penutupan: 1.510
ROE: 5,57 persen
PER: 21,61 kali
EPS: 69,87
PBV: 1,20 kali
Beta: 0,78
Saham BRPT ditutup melemah di level 1.510 pada 25 September 2026. BRPT berhasil menembus level fraktal 1.495, yang dinilai menjadi sinyal perubahan tren.
Koreksi atau retest diperkirakan dapat terjadi untuk menguji level moderat di 1.320 sebelum saham memasuki tren kenaikan berikutnya. Indikator MACD menunjukkan momentum bullish.
Bina Artha Sekuritas merekomendasikan BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 1.280-1.340, dengan target harga terdekat di level 1.650.
===
Catatan Redaksi: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Investor diharapkan melakukan riset mandiri (do your own research/DYOR) dengan mempertimbangkan profil risiko dan kondisi keuangan masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Alfitra Akbar
Masuk tirto.id


































