Guru Berbagi Program Kemendikbud untuk Belajar Daring

Oleh: Ahmad Efendi - 5 April 2020
Dibaca Normal 1 menit
Guru Berbagi adalah platform bagi para pengajar untuk sharing materi pembelajaran.
tirto.id - Presiden Jokowi menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah karena masifnya persebaran virus Corona (COVID-19).

“Dengan kondisi ini saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah dari rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama saling tolong menolong dan bersatu padu, gotong royong,” ujarnya yang dikutip dari Antara, Minggu (15/3/2020) di Istana Kepresidenan Bogor.

Hal ini pun direspons oleh sebagian besar instansi pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi. Instansi pendidikan tersebut mulai menutup layanan di sekolah dan kampus, serta menerapkan kebijakan belajar dari rumah secara daring.

Respons juga dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dengan meluncurkan portal bernama Guru Berbagi.

Gerakan Guru Berbagi merupakan gerakan gotong royong untuk membantu guru melaksanakan pembelajaran daring dan jarak jauh dengan cara berbagi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Situs ini pertama kali diluncurkan oleh Kemendikbud pada Selasa (31/3/2020).

“Laman ini juga bisa menjadi ruang bagi guru untuk saling berbagi semangat positif dan strategi pembelajaran yang kreatif, sehingga guru tetap dapat melakukan proses pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan sembari membantu sesama yang masih beradaptasi dalam situasi yang tidak mudah ini” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidik Supriono, Selasa (31/3/2020) seperti dikutip dari situs resmi Kemendikbud.

Dalam Guru Berbagi, semua pihak yang mempunyai rencana pembelajaran dapat ikut berkontribusi. Guru, penggerak pendidikan seperti pemangku kepentingan pendidikan, komunitas, organiasi, relawan, mahasiswa, serta orang tua dan elemen masyarakat dapat saling berbagi rencana pembelajaran.

Adapun pihak-pihak yang tergabung dalam Guru Berbagi dapat berbagi RPP, berbagi bacaan, hingga berbagi aksi dan tips belajar. Untuk berbagi RPP sendiri guru terlebih dahulu harus mendaftar melalui portal registrasi di laman Guru Berbagi.

Pihak yang ingin berbagi, direkomendasikan untuk mencermati ketentuan seperti disarankan kontekstual dengan kondisi rumah dan lingkungan; disarankan ada 1-3 asesmen formatif; proses belajar dua arah; mencantumkan sumber; penjelasan dan instruksi jelas dan rinci, serta tidak monoton; serta tidak memuat SARA, intoleran, dan plagiat.

Untuk format RPP sendiri dibuat dalam bentuk file PDF, dengan ukuran maksimal 2MB. Dalam file tak lupa harus menyertakan nama pembuat, nama sekolah, alamat surel pembuat, jenjang atau kelas, serta topik RPP.

Untuk RPP, bacaan, dan tips belajar dapat diunduh dan dibagikan kepada publik secara gratis melalui melalui menu unduh dan sebarkan.

Hingga tulisan ini dibuat, tercatat sudah ada 240 RPP yang dibagikan. Sementara untuk bacaan dan tips belajar, telah dibagikan sebanyak empat artikel, serta sudah ada empat aksi terdekat.


Baca juga artikel terkait GURU BERBAGI atau tulisan menarik lainnya Ahmad Efendi
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ahmad Efendi
Penulis: Ahmad Efendi
Editor: Agung DH
DarkLight