Gunung Merapi Erupsi Hari Ini, Ada Asap Kawah & Lava Pijar 1 Km

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 25 Februari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Teramati 28 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah Barat Daya dari Gunung Merapi.
tirto.id - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terletak diperbatasan Jawa Tengah dan Jogja masih cukup tinggi hingga saat ini, bahkan Merapi sudah masuk fase erupsi efusif.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan pada pengamatan Kamis (25/2/2021) pukul 00:00 hingga 06:00 teramati adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Selain itu juga teramati 28 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah Barat Daya.

Melalui rekaman seismograf pada 24 Februari 2021 tercatat:

• 1 kali gempa Awan Panas Guguran

• 149 kali gempa Guguran

• 2 kali gempa Hembusan

• 2 kali gempa Hybrid/Fase Banyak

• 1 kali gempa Tektonik Jauh

Berikut aktivitas terkini Gunung Merapi hari ini menurut BPPTKG

Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini



Periode pengamatan

25-02-2021 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur, tenggara, dan selatan. Suhu udara 13-22 °C, kelembaban udara 68-92 %, dan tekanan udara 624-705 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.
● Teramati 28 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah Barat Daya.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 67, Amplitudo : 3-58 mm, Durasi : 10-175 detik)

Rekomendasi BPPTKG

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight