Gerindra Klaim Prabowo Diperlakukan Istimewa Saat Kongres PDIP

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 10 Agustus 2019
Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade menilai Prabowo Subianto mendapat perlakuan istimewa dibanding para petinggi partai lain saat Kongres PDIP di Bali.
tirto.id - Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade menilai Prabowo Subianto mendapat perlakuan istimewa dibanding para petinggi partai lain yang juga turut diundang oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Andre, perlakuan berbeda ini terlihat jelas dari dua hal yaitu tempat duduk yang digunakan oleh Ketum Partai Gerindra, Prabowo dan sambutan yang diberikan oleh kader PDIP termasuk dalam pidato Megawati.

“Ini bentuk penghargaan yang luar biasa dalam PDI Perjuangan. Memang posisi kursi berbeda. Sambutan juga berbeda. Kami sangat apresiasi gimana PDIP memberi sambutan pada Pak Prabowo,” ucap Andre dalam diskusi bertajuk "Membaca Arah Tusukan Pidato Mega" di Gado-gado Boplo, Cikini pada Sabtu (10/8/2019).

Andre menyebutkan jika dilihat dengan saksama, maka masyarakat dapat memperhatikan adanya kesamaan kursi yang digunakan Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, dan Wapres terpilih 2019-2024, Ma’ruf Amin. Padahal, kata Andre, kursi yang digunakan petinggi partai pendukung Jokowi dan PDIP sendiri dibedakan dengan ketiganya.

“Jenis kursi Pak Prabowo itu sama seperti Pak Jokowi, Jusuf Kalla, dan Ma’ruf Amin. Setelah itu, ada Pak Wayan Coster, Pak Hasto [Sekjen PDIP], dan parpol lain pendukung Jokowi beda kursi lagi,” ucap Andre.



Andre menambahkan selain kursi, ia mengklaim kehadiran Prabowo disambut oleh peserta kongres dengan cukup antusias. Di samping itu, ia menilai nama Prabowo juga kerap disebut beberapa kali dalam pidato Megawati.

“Kami antusias peserta kongres memberi sambutan dan Bu Mega dalam pidato berulang kali menyebut nama Pak Prabowo,” ucap Andre.


Baca juga artikel terkait KONGRES PDIP atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Politik)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Maya Saputri
DarkLight