Hakordia 2022

Firli: Koruptor Lebih Takut Dimiskinkan ketimbang Dipenjara

Reporter: Fatimatuz Zahra, tirto.id - 9 Des 2022 11:24 WIB
Firli menyebut koruptor lebih takut dimiskinkan ketimbang hukuman badan saja alias penjara. Oleh sebab itu KPK menerapkan hukuman denda dan uang pengganti.
tirto.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan rekapitulasi data jumlah koruptor yang telah ditangkap lembaga antirasuah sejak berdiri hingga tahun 2022. Total ada sebanyak 1.479 koruptor yang telah ditangkap KPK.

Adapun datanya sebagai berikut: polisi 4 orang; duta besar 4 orang; korporasi 8 orang; komisioner 8 orang; jaksa 11 orang; pengacara 16 orang; gubernur 23 orang; hakim 29 orang; kepala lembaga/kementerian 35 orang; lain-lain 185 orang; eselon (I,II,III, dan IV) 304 orang; DPR dan DPRD 319 orang; dan Swasta 370 orang.

Menyambung data tersebut, Firli mengungkap bahwa penindakan terhadap pelaku korupsi tidak cukup hanya dengan hukuman badan untuk menimbulkan efek jera. "Tetapi jauh dari itu," kata Firli dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022, Jumat (9/12/2022).


Firli menyebut bahwa para koruptor lebih takut dengan hukuman pemiskinan dibandingkan hukuman penjara. Untuk itu, KPK menerapkan hukuman denda dan penggantian. "Disamping penghukuman badan, juga diterapkan hukuman denda dan uang pengganti. Kajian menunjukkan para pelaku korupsi tidak takut dengan ancaman hukuman badan, hukuman penjara, tapi takut kalau dimiskinkan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firli juga memaparkan, bahwa pada tahun 2022 KPK telah melakukan pengembalian aset atau asset recovery sebesar Rp494,54 miliar. "Artinya pencapaian kita lebih dari 294 persen dari target yang diamanatkan undang-undang," ucapnya.

Acara Hakordia 2022 dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta sejumlah pejabat lainnya seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas, Menkumham Yasonna Laoly, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah serta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.



Baca juga artikel terkait HAKORDIA 2022 atau tulisan menarik lainnya Fatimatuz Zahra
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Fatimatuz Zahra
Penulis: Fatimatuz Zahra
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight