Menuju konten utama

DWP Kemensos Buka Galeri untuk Promosikan Produk Kelompok Rentan

DWP Kemensos membuka galeri di Gedung Kementerian Sosial untuk mempromosikan produk buatan warga dari kalangan kelompok rentan dan kaum difabel.

DWP Kemensos Buka Galeri untuk Promosikan Produk Kelompok Rentan
Penasihat I DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf meresmikan galeri DWP di Gedung Kemensos, Jakarta Pusat pada Rabu (30/7/2025). FOTO/dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos) RI kembali melakukan terobosan dalam program pemberdayaan. DWP Kemensos membuka galeri sebagai ruang pamer untuk promosi produk-produk buatan kelompok rentan dan kaum difabel.

Galeri itu menempati pojok kanan gedung dari arah pintu masuk lobi Kantor Kemensos, Jalan Salemba Raya Nomor 28, Jakarta. Ke depan, ruang tersebut menjadi tempat etalase untuk penjualan hasil karya warga binaan Kemensos, terutama kelompok rentan dan difabel yang tersebar di berbagai sentra dan balai Kemensos dari seluruh Indonesia. Para tamu di Gedung Kemensos diharapkan tertarik melihat dan membeli berbagai karya hasil kerajinan yang terpajang di sana.

Di dalam galeri, beragam produk ditata dengan apik dalam lemari kaca. Ada batik ciprat, tas tangan, dompet, hingga aksesori perempuan seperti kalung manik-manik. Terpajang pula barang kerajinan lain seperti tempat tisu, topi, ransel, keset, dan bahkan lukisan.

Tak hanya produk non-konsumsi, pengunjung juga bisa menemukan aneka makanan dan minuman buatan warga binaan Kemensos. Di antaranya ialah keripik pisang dari Sentra Tumou Tou Manado, teh daun kelor tanpa pengawet dari Sentra Efata Kupang, sirup limau kulit khas Borneo bebas pemanis buatan, hingga sirup Kalamansi dari SKA Dharma Guna Bengkulu.

Penasihat I DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf, meresmikan pembukaan galeri tersebut pada Rabu (30/7/2025). Meski hujan mengguyur area peresmian, semangat pengurus DWP Kemensos tidak surut dalam mendukung acara tersebut.

"Hujan hari ini membuat suasana lebih nyaman dan adem. Konon ketika ada acara lalu turun hujan, tandanya berkah akan datang. Semoga beneran ya, kita semua mendapatkan barokah dari Allah SWT, khususnya untuk galeri DWP yang sebentar lagi kita resmikan," ujar Fatma.

Fatma berharap galeri ini bukan hanya simbol, tetapi awal dari upaya serius memperluas akses pasar bagi produk-produk buatan kelompok rentan.

Maka itu, dia membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan BUMN, untuk memperluas pemasaran produk-produk itu, baik lewat gerai fisik maupun platform digital.

"Kita tidak bisa berjalan sendiri," ujar Fatma. "Galeri DWP Kementerian Sosial ini saya harapkan bisa menampung produk baik dari sentra dan balai di seluruh Indonesia tapi juga dari kelompok rentan yang menjadi binaan Dayasos."

Fatma juga berpesan kepada seluruh pimpinan sentra dan balai di bawah Kemensos untuk menjaga mutu produk. Dengan begitu, keberadaan galeri tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga berdampak nyata bagi kehidupan ekonomi kelompok rentan dan kaum difabel sebagai produsen.

"Semoga [upaya] ini menjadi kenang-kenangan bahwa DWP dapat mewujudkan galeri Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial Republik Indonesia dan semoga bisa membantu serta memberikan manfaat seluas-luasnya bagi kelompok rentan dan juga sahabat-sahabat atau anak-anak penyandang disabilitas," dia menambahkan.

Peresmian galeri ini dibuka dengan pemaparan laporan dari Ketua DWP Kemensos, Veronica Robben Rico, yang disusul sambutan dari Fatma. Acara dilanjutkan dengan doa bersama, pemotongan kue dan tumpeng, serta simbolisasi peresmian melalui pemotongan pita oleh Fatma.

Usai peresmian, Fatma dan para hadirin meninjau langsung isi galeri. Mereka pun membeli beberapa produk sebagai bentuk dukungan. Acara ini turut dihadiri oleh Penasihat II DWP Kemensos, Intan Agus Jabo, seluruh pengurus DWP, dan perwakilan unit kerja di lingkungan Kementerian Sosial.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis