Menuju konten utama

DVI Terima 151 Kantong Hasil Evakuasi Lion Air JT-610 Hingga Senin

Tim DVI belum bisa memastikan jumlah total potongan tubuh dari 151 kantong jenazah yang diterima.

DVI Terima 151 Kantong Hasil Evakuasi Lion Air JT-610 Hingga Senin
Petugas PMI dan DVI Polri mengevakuasi jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 dari kapal KN SAR Drupada menuju RS Polri saat tiba di Posko SAR Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (3/11/2018). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso.

tirto.id - Tim Disater Victim Investigation (DVI) mendapat kiriman 151 kantong hasil evakuasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. Dari 151 kantong yang diterima hingga Senin (5/11/2018) pagi itu, DVI belum bisa memastikan ada berapa jumlah potongan tubuh di dalamnya.

Kepala laboratorium forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur Kombes Edy Purnomo mengatakan belum ada kiriman kantong jenazah tambahan sejak yang diterima kemarin sebanyak 32 kantong.

“Kemarin body part-nya masih dihitung sama yang kemarin. Yang hari ini sedang diperiksa kan sedang diperiksa 32 kantong terakhir [yang dikirim ke RS Polri]. Ini sedang diperiksa totalnya, belum bisa dijumlahkan karena hari ini tambahan terakhir 32 masih diperiksa,” kata Edy, Senin (5/11/2018).

Sejauh ini tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 14 orang dari 119 kantong jenazah yang dikirim sebelumnya. Dari 14 jenazah itu, 6 di antaranya diidentifikasi berdasarkan hasil tes DNA.

Edy menegaskan tes DNA itu dilakukan secara bertahap. Enam yang berhasil diidentifikasi tersebut didapat dari 24 kantong jenazah yang berisi 87 bagian tubuh. Edy mengatakan hasil tes DNA yang lainnya akan menyusul.

“Mudah-mudahan ada yang bisa diidentifikasi semua jenazah agar jenazah bisa kembali kepada keluarganya dan dimakamkan dengan baik,” katanya lagi.

Empat orang yang berhasil diidentifikasi tersebut terdiri dari 3 orang perempuan dan 11 laki-laki. Selain daripada tes DNA, ada yang teridentifikasi dari sidik jari dan properti yang mereka kenakan pada hari pesawat kecelakaan.

Pesawat Lion Air JT-610 jatuh di perairan daerah Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018). Pesawat jenis boeing 737 ini sebelumnya terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung pada pukul 06.20 WIB.

Namun, pada pukul 06.33 WIB pesawat yang membawa total 189 penumpang dengan rincian 178 orang dewasa, 1 anak, 2 bayi, dan 8 kru pesawat itu kehilangan kontak.

Badan SAR Nasional pada pukul 09.50 WIB memastikan bahwa pesawat itu jatuh di perairan dekat Tanjung, Karawang.

Baca juga artikel terkait LION AIR JATUH atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Dipna Videlia Putsanra