Diumumkan Besok, Pertamina Masih Hitung Kenaikan Harga Pertamax

Reporter: Dwi Aditya Putra - 31 Mar 2022 10:28 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pertamina mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan daya beli masyarakat dalam menentukan harga BBM Pertamax.
tirto.id - Pertamina masih menghitung penyesuaian harga bahan bakar binyak (BBM) jenis Pertamax. Hal itu disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting merespons rencana kenaikan harga Pertamax pada 1 April 2022.

"Kami masih review penyesuaian harganya, termasuk besarannya," kata Irto saat dihubungi reporter Tirto, Kamis (31/3/2022).

Irto mengatakan dalam menaikkan harga Pertamax, Pertamina mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia yang saat ini berada di atas 100 dolar AS per barel. Di sisi lain, Pertamina juga tidak mengesampingkan daya beli masyarakat.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi sinyal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pada 1 April 2022. Kenaikan ini setelah Pertamax atau RON 92 tidak lagi diputuskan menjadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).

Pertamax akan mengikuti pergerakan harga minyak dunia atau tidak disubsidi oleh pemerintah. Harga minyak mentah dunia saat ini terus naik di atas 100 dolar AS per barrel. Sementara harga keekonomian Pertamax diperkirakan bisa tembus Rp16.000 per liter.

"Tetap tunggu 1 April. Jadi kalau Pertamax naik ya mohon maaf, tapi kalau Pertalite disubsidi," ujar Erick dalam kuliah umum di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin Makassar, Rabu (30/3/2021).

Erick mengatakan saat ini Pertalite menjadi BBM yang distribusinya diatur pemerintah ke wilayah penugasan dan dapat disubsidi melalui skema pemberian kompensasi kepada PT Pertamina (Persero).

"Pemerintah sudah memutuskan Pertalite dijadikan subsidi, tapi Pertamax tidak," kata dia.


Baca juga artikel terkait KENAIKAN PERTAMAX atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight