Menuju konten utama

Disebut Capaian Vaksinasi Rendah, Gubernur Kalbar Protes Menkes

Menurut Sutarmidji, capaian vaksinasi di daerahnya rendah sebab kiriman vaksin dari pusat yang sedikit, yakni 1,3 juta dosis dari target 3,8 juta penduduk.

Disebut Capaian Vaksinasi Rendah, Gubernur Kalbar Protes Menkes
Warga menjalani skrining sebelum mendapatkan vaksinasi COVID-19 di Stadion Sultan Abdul Syarif Abdurrahman (SSA), Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (18/6/2021). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/rwa.

tirto.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menyampaikan protes kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut bahwa daerahnya memiliki capaian vaksinasi yang rendah. Padahal menurutnya rendahnya capaian vaksinasi itu karena kiriman vaksin dari pusat yang rendah pula.

“[Soal] vaksinasi saya sebenarnya mau protes juga dengan Pak Menteri, karena Kalbar ini selalu dibilang capaian paling kecil dan sebagainya. Bukan capaiannya. Vaksin yang dikirim baru segitu bagaimana kita mau [mencapai target],” kata Sutarmidji dalam dialog virtual yang disiarkan melalui akun YouTube Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP PEN), Rabu (25/8/2021).

Ia menyebut dari target vaksinasi 3,8 juta penduduk, vaksin yang dikirim dari pusat baru 1,3 juta dosis itupun digunakan untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua. Dan sampai saat ini vaksin yang telah disuntikkan kepada masing-masing 600 ribu lebih penduduk untuk dosis pertama dan 400 ribu lebih untuk dosis kedua.

“[Jadi] kita sudah tangani 90 persen dari vaksin yang tersedia. Tapi karena vaksin yang dikirim ke kita kecil jadi persentase kita masih kecil juga,” kata Sutarmidji.

Oleh karena itu, menurutnya jika hendak melakukan evaluasi terhadap capaian vaksinasi di daerah harus dilihat pula dari berapa jumlah vaksinasi yang telah dikirim ke daerah tersebut.

“Kita ini baru 13-16 persen [capaian vaksinasi]. Jadi kesannya seakan-akan lambat vaksinasi. Padahal enggak,” ujarnya.

Pun demikian, terkait dengan penerimaan vaksinasi oleh masyarakat kata Sutarmidji juga tidak ada masalah. Sebab antusiasme masyarakat terutama di Kalbar dinilainya sangat tinggi dalam mengikuti program vaksinasi.

“Setiap ada vaksinasi massal target misalnya 2.000 yang datang itu lebih dari itu,” kata Sutarmidji.

Dalam paparannya saat rapat bersama dengan Komisi IX DPR RI, Rabu pagi Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Kalbar menjadi salah satu daerah yang memiliki capaian vaksinasi masih rendah.

“Ada beberapa daerah yang memang agak tertinggal itu ada di bawah. Yang paling rendah ada Lampung, Maluku Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Papua. Itu nanti daerah-daerah yang akan kami kejar [capaian vaksinasinya],” kata Budi.

Berdasarkan data Kemenkes per 25 Aguus 2021 pukul 12.00 WIB di Kalimantan Barat dari 3,8 juta sasaran baru 16,5 persen yang divaksin dosis pertama dan 10,6 divaksin dosis kedua.

Sementara berdasarkan data per 24 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB jumlah dosis vaksin yang dikirimkan ke daerah tersebut sebanyak 1.281.350. sedangkan yang telah terpakai sebanyak 1.033.990 dosis sehingga 2.47.360.

Baca juga artikel terkait VAKSINASI COVID-19 atau tulisan lainnya dari Irwan Syambudi

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Restu Diantina Putri