Menuju konten utama

Dirut Bulog: Pemerintah Terus-menerus Impor Beras Sebab Terpaksa

Menurut Bayu, kenaikan harga beras sudah terendus sejak Desember 2023. Kala itu harga gabah sudah naik dan petani berpikir ulang untuk menjual berasnya. 

Dirut Bulog: Pemerintah Terus-menerus Impor Beras Sebab Terpaksa
Seorang pekerja mengangkut beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Senin (19/2/2024). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/foc.

tirto.id - Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, menyebut pemerintah saat ini mengimpor beras secara terus-menerus karena terpaksa. Alasannya, kebutuhan konsumen harus tetap dijaga.

“Impor itu keterpaksaan karena terus terang konsumen juga kita pikirkan,” ucap Bayu dalam acara Bicara BUMN, Bicara Kondisi Stok dan Harga Beras Terkini, Jakarta, Senin (18/3/2024).

Menurut Bayu, impor sebenarnya berimbas pada demotivasi petani, ada afek domino. Maka itu, menurutnya, ke depannya pemerintah juga akan terus menjaga motivasi petani supaya tetap produktif.

Untuk menjaga produktivitas, Bayu menyampaikan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan Program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) milik Kementerian BUMN.

“Kita akan bikin dalam kelompok, dalam kesempatan tertentu nanti Bulog akan hadir membantu mereka dengan benih yang terjamin,” ujar Bayu.

Selain untuk meningkatkan produktivitas, tambahnya, tujuan lain bergabung dalam Program Makmur BUMN adalah untuk membantu petani mengetahui biaya produksi dengan lebih transparan.

Menurut Bayu, kenaikan harga beras sudah terendus sejak Desember 2023. Kala itu, ungkapnya, harga gabah sudah naik dan petani berpikir ulang untuk menjual berasnya.

Stok beras, menurut dia, diperkirakan banyak ditahan ditingkat petani, maka itu kelangkaan terjadi dan kenaikan harga tidak terbentung.

“Petani lebih banyak menyimpan hasil [panen]nya, dibandingkan periode sebelumnya,” kata Bayu.

Baca juga artikel terkait IMPOR BERAS atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Flash news
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Irfan Teguh Pribadi