Di Sidang MPR, Jokowi: Saatnya Bajak Krisis untuk Lompatan Besar

Oleh: Andrian Pratama Taher - 14 Agustus 2020
Dibaca Normal 1 menit
Menurut Jokowi, harus ada lompatan besar untuk melawan pandemi Corona. Maka dari itu, dia mengajak untuk membajak krisis.
tirto.id - Presiden Jokowi mengajak agar Indonesia memanfaatkan momentum krisis COVID-19 atau Corona. Ia menyebut Indonesia harus bisa melakukan lompatan besar dari pandemi COVID-19 demi Indonesia maju.

"Saatnya kita bajak momentum krisis ini untuk melakukan lompatan-lompatan besar," kata Presiden Jokowi saat memberikan pidato sambutan sidang tahunan MPR di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

"Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country dan 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju," tegas Jokowi.

Jokowi mengatakan, dunia saat ini mengalami masa sulit akibat pandemi COVID-19. Berdasarkan data WHO per tanggal 13 Agustus 2020, setidaknya 20 juta kasus terjadi di seluruh dunia dengan total kematian mencapai 737 ribu jiwa. Semua negara, baik negara miskin, negara berkembang termasuk negara maju pun mengalami kemunduran akibat Covid-19.

Selain masalah penyakit, dunia juga mengalami krisis ekonomi. Ia menganalogikan perekonomian dunia seperti komputer yang hang. Komputer-komputer tersebut perlu menyalakan ulang dan mengatur kembali semua sistem.

Ekonomi negara maju bahkan lebih parah hingga minus 17-20 persen. Perekonomian Indonesia pun berubah dari positif 2,97 persen di kuartal pertama, tetapi berubah minus 5,32 persen di kuartal kedua.

"Kemunduran banyak negara besar ini bisa menjadi peluang dan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan," kata Jokowi.

Jokowi pun mengapresiasi seruan moral dari ulama, pemuka agama, dan tokoh budaya yang ingin menjadikan pandemi sebagai upaya lompatan besar.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai, pandemi COVID-19 sebagai momentum untuk melakukan transformasi besar di Indonesia di berbagai sektor seperti bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

Jokowi menyebut Indonesia masih punya 25 tahun lagi untuk mencapai Indonesia seabad merdeka. Akan tetapi, mantan Walikota Solo itu menargetkan, Indonesia tidak hanya lepas dari pandemi Corona, tetapi juga melakukan lompatan besar untuk mengejar ketertinggalan dengan negara maju.

"Krisis memberikan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan, untuk melakukan transformasi
besar, dengan melaksanakan strategi besar. Mari kita pecahkan masalah fundamental yang kita hadapi. Kita lakukan lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan," kata Jokowi.






Baca juga artikel terkait JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dieqy Hasbi Widhana
DarkLight