tirto.id - Soal OSN Kimia SMA dapat tersaji dalam bentuk pertanyaan pilihan ganda dan isian ketika perlombaan berlangsung. Soal OSN Kimia tersebut banyak berupa pengembangan dari teori dasar. Oleh sebab itu, peserta sebaiknya membekali diri dengan lebih banyak berlatih contoh soal Olimpiade Kimia.
OSN (Olimpiade Sains Nasional) menjadi ajang tahunan yang digelar BPTI Kemendikdasmen. Perlombaan berbagai bidang studi ini menyelenggarakan seleksi dari tingkat sekolah dan berakhir dengan babak final secara nasional.
Kimia menjadi salah satu bidang yang diperlombakan. Contoh soal OSN Kimia SMA saat ini sudah banyak ditemukan di internet untuk membantu peserta untuk belajar. Termasuk dalam tulisan ini, puluhan contoh soal OSN Kimia dapat dipakai untuk latihan dan telah disertai kunci jawabannya.
Kumpulan Soal Olimpiade OSN Kimia SMA dan Jawabannya
Soal OSN Kimia SMA dan pembahasannya berikut ini memiliki dua bentuk pertanyaan yaitu pilihan ganda dan isian singkat. Berikut daftar soal OSN Kimia tersebut:
Soal pilihan ganda
1. Di antara senyawa oksida nitrogen berikut ini, yang mengandung 36,4% massa oksigen adalah...A. NO
B. N2O
C. N2O3
D. N2O4
E. N2O5
Jawaban: B
2. Untuk mengoksidasi 25 gram cuplikan FeSO4 (Mr = 152), diperlukan 6,125 gram K2Cr2O7 (Mr = 294). Pada reaksi ini, ion dikromat berubah menjadi Cr3+, sedangkan Fe2+ berubah menjadi Fe3+. Kadar FeSO4 dalam cuplikan di atas adalah...
A. 19%
B. 38%
C. 48%
D. 76%
E. 92%
Jawaban: D
3. Volume larutan H3PO4 0,1 M yang tepat bereaksi dengan larutan 50 mL Ba(OH)2 0,25 M adalah...
A. 50 mL
B. 83,3 mL
C. 125 mL
D. 150 mL
E. 250 mL
Jawaban: B
4. Di antara konfigurasi elektron berikut yang menunjukkan unsur logam adalah...
A. 1s22s22p5
B. 1s2 2s2 2p63s23p6
C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4s2
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p1
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6
Jawaban: C
5. Di antara senyawa alkana berikut ini yang mempunyai interaksi van der Waals paling tinggi adalah...
A. CH3CH2CH2CH2CH2CH3
B. CH3CH2CH3
C. CH3CH2C(CH2)4CH3
D. CH3CH2CH2CH3
E. CH3 (CH2)3CH3
Jawaban: C
6. Jika NaBr larut dalam air, maka jenis gaya antarmolekul yang harus diputuskan adalah...
A. Gaya ion-ion
B. Ikatan-Hidrogen
C. Gaya ion-dipol
D. Gaya ion-ion dan ikatan-Hidrogen
E. Dipol-dipol
Jawaban: D
7. Di antara teknik teknik berikut ini yang tidak dapat digunakan untuk menghitung ΔHreaksi adalah...
A. Menggunakan panas pembentukan reaktan dan produk
B. Menggunakan titik leleh reaktan dan produk.
C. Hukum Hess
D. Menggunakan energi ikatan reaktan dan produk
E. Kalorimetri
Jawaban: B
8. Di antara zat berikut ini:
I. HCl(g)
II. Na(s)
III. HCl(aq)
IV. F2(g)
yang mempunyai nilai entalpi pembentukan standar, ΔHof = 0 adalah...
A. I, II, III, dan IV
B. I, II,dan IV
C. I dan II
D. II dan IV
E. Hanya II
Jawaban: D
9. Jika diketahui data energi ikatan sebagai berikut: H-H = 436 kJ/mol, O-O = 142 kJ/mol, O=O = 499 kJ/mol dan H-O = 460 kJ/mol, maka entalpi reaksi pembentukan H2O2 adalah...
A. –127
B. – 209
C. – 484
D. – 841
E. +127
Jawaban: A
10. Di antara padatan berikut ini, yang memiliki interaksi antarmolekul hanya melalui gaya van der Waals adalah...
A. CO2
B. SiO2
C. Cu
D. MgO
E. CH3CH2OH
Jawaban: A
11. Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C6H12O6, massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00 liter larutan injeksi intravenous yang tekanan osmotiknya sama dengan tekanan osmotik darah adalah...
A. 3,00 g
B. 4,44 g
C. 25,4 g
D. 45,3 g
E. 56,0 g
Jawaban: E
12. Larutan aseton dibuat dengan cara melarutkan 0,50 mol aseton (Pº= 345 torr) dalam 1,00 mol etanol (Pº= 59,8 torr) pada 25 ºC. Fraksi mol aseton dalam fasa uap di atas larutan tersebut adalah...
A. 0,26
B. 0,33
C. 0,50
D. 0,67
E. 0,74
Jawaban: E
13. Telah diketahui bahwa sifat koligatif suatu larutan ditentukan oleh jumlah partikel zat terlarut. Anda melakukan percobaan untuk menentukan tekanan uap jenuh dari ke 4 larutan berikut ini:
a. 0,13 m BaCl2
b. 0,22 m MnSO4
c. 0,24 m ZnSO4
d. 0,41 m Ethylene glikol (nonelektrolit)
Berdasarkan berkurangnya tekanan uap larutan, maka urutan yang paling tepat adalah...
A. a > b > c > d
B. b > a > b > c
C. a > d > c > b
D. a > d > b > c
E. d > c > b > a
Jawaban: D
14. Untuk reaksi fasa gas 3H2 + N2 → 2NH3, maka laju hilangnya H2 dibandingkan terhadap laju pembentukan NH3 adalah...
A. Laju awalnya sama.
B. Laju hilangnya H2 adalah 1/2 laju munculnya NH3.
C. Laju hilangnya H2 adalah 3/2 laju munculnya NH3.
D. Laju hilangnya H2 adalah 2/3 laju munculnya NH3.
E. Laju hilangnya H2 adalah 1/3 laju munculnya NH3.
Jawaban: E
15. Di antara kelompok senyawa berikut yang termasuk aldehida, asam, dan alkohol (tidak perlu berurutan) adalah...
A. HCO2H, CH3CO2CH3, CH3CH2OH
B. H2CO, CH3CH2OH, CH3CO2CH3
C. CH3CO2H, CH3OH, CH3CH2OCH3
D. H2CO, CH3CO2H, CH3CHO
E. H2CO, CH3CO2H, CH3CH2OH
Jawaban: E
16. Di antara kelima senyawa organik di bawah ini yang paling benar tatanamanya secara IUPAC adalah...
A. 2-bromo-4-hidroksi-4-pentena
B. 2-metil-1-pentena-4-ol
C. 2-kloro-1,3-sikloheksadiena
D. 2-metil-2-heksena-4-ol
E. 5-metil,-sikloheksena-1-ol
Jawaban: C
17. Semua senyawa berikut ini mempunyai rumus molekul C4H10O dan merupakan isomer. Yang bukan isomer C4H10O adalah...
A. Butanon
B. Di etil eter
C. Metil propil eter
D. 1-butanol
E. 2-metil-2-propanol
Jawaban: A.
18. Seorang mahasiswa diminta untuk membuat 1 L larutan yang mengandung tiga komponen, yaitu glukosa (C₆H₁₂O₆), asam sitrat (C₆H₈O₇) dan NaCl. Larutan ini harus memenuhi kriteria berikut: (i) mengandung NaCl dengan konsentrasi 585 mg/L; (ii) jumlah mol glukosa dua kali lipat jumlah mol asam sitrat; dan (iii) memiliki tekanan osmosis 7,518 atm. Dengan menganggap asam sitrat sebagai senyawa non elektrolit, massa glukosa dan massa asam sitrat yang diperlukan untuk membuat 1 L larutan ini berturut-turut adalah ... (diketahui massa molar asam sitrat = 192 g/mol dan glukosa = 180 g/mol)
A. 34,560 g dan 17,664 g
B. 15,425 g dan 40,023 g
C. 17,664 g dan 34,560 g
D. 40,023 g dan 15,425 g
E. 34,560 g dan 40,023 g
Jawaban: A
19. Larutan NaCl 15% (w/w) memiliki titik beku –10,88 °C. Tekanan uap murni air pada 20 °C adalah 18 mmHg. Tekanan uap larutan NaCl 15% (w/w) pada 20 °C adalah … mmHg. Asumsi larutan NaCl terdisosiasi sempurna (Diketahui Kf air = 1,86 °C/m; massa molar NaCl = 58,5 g/mol).
A. 19,28
B. 10,45
C. 17,28
D. 16,29
E. 17,45
Jawaban: D
20. Pembakaran sempurna 3,240 g senyawa non-elektrolit X yang mengandung karbon, hidrogen, dan oksigen menghasilkan 8,150 g CO₂ dan 2,500 g air. Senyawa X sebanyak 16,128 g dilarutkan ke dalam 281 g air dan menghasilkan larutan yang memiliki titik beku –0,763 °C. Rumus molekul senyawa X adalah … (diketahui Kf air = 1,86 °C/m)
A. C₂H₄O₂
B. C₄H₈O₄
C. C₃H₆O₃
D. C₆H₁₂O₆
E. C₈H₁₂O₂
Jawaban: E
21. Pada 70 °C, larutan jenuh mengandung 32,0 g CuSO₄ tiap 100 g larutan. Larutan jenuh sebanyak 335 g didinginkan hingga 0 °C dan diperoleh kristal CuSO₄·5H₂O. Jika konsentrasi larutan jenuh pada 0 °C adalah 12,5 g CuSO₄/100 g larutan, maka massa CuSO₄·5H₂O yang diperoleh adalah … (Massa molar Cu = 63,5 g/mol; S = 32 g/mol; O = 16 g/mol; H = 1 g/mol).
A. 116 g
B. 130 g
C. 90 g
D. 145 g
E. 108 g
Jawaban B
22. Di antara campuran berikut yang paling mendekati sifat larutan ideal adalah …
A. CH₃COOH dan H₂O
B. NH₃ dan CH₃NH₂
C. CH₃OH dan NH₃
D. C₂H₆ dan C₂H₅CH₃
E. C₂H₅OH dan C₆H₆
Jawaban: D
23. Seorang mahasiswa diminta untuk membuat 1 L larutan yang mengandung tiga komponen, yaitu glukosa (C₆H₁₂O₆), asam sitrat (C₆H₈O₇), dan NaCl. Larutan ini harus memenuhi kriteria berikut:
(i) mengandung NaCl dengan konsentrasi 585 mg/L;
(ii) jumlah mol glukosa dua kali lipat jumlah mol asam sitrat; dan
(iii) memiliki tekanan osmosis 7,518 atm.
Dengan menganggap asam sitrat sebagai senyawa non elektrolit, massa glukosa dan massa asam sitrat yang diperlukan untuk membuat 1 L larutan ini berturut-turut adalah … (diketahui massa molar asam sitrat = 192 g/mol dan glukosa = 180 g/mol)
A. 34,560 g dan 17,664 g
B. 15,425 g dan 40,023 g
C. 17,664 g dan 34,560 g
D. 40,023 g dan 15,425 g
E. 34,560 g dan 40,023 g
Jawaban: A
24. Berdasarkan teori VSEPR, pasangan molekul/ion yang memiliki geometri segiempat planar adalah...
A. NH₄⁺ dan S₂O₃²⁻
B. CCl₄ dan SiF₄
C. SO₄²⁻ dan BF₄⁻
D. ICl₄⁻ dan XeO₄
E. POF₃ dan SF₄
Jawaban: D
25. Atom pusat M dari suatu molekul mempunyai orbital hibrida dsp³. Jika orbital ini digunakan untuk mengikat atom X pada atom pusat itu, maka molekul tersebut harus memiliki rumus...
A. MX₂
B. MX₃
C. MX₄
D. MX₅
E. MX₆
Jawaban: MX₅
Soal isian
Gunakan keterangan berikut untuk menjawab soal 1-4:Sepotong tembaga dilapisi (electroplating) dengan perak hingga ketebalan 1,0 μm menggunakan larutan [Ag(CN)₂]⁻. Diketahui dimensi tembaga yang dilapisi adalah 50 mm x 10 mm x 1 mm dan kerapatan logam perak adalah 10,5 g/cm³. Diketahui data E° Cu²⁺|Cu = 0,34 V ; E° Ag⁺|Ag = 0,80 V
1. Tentukan mana yang berperan sebagai anoda dan katoda?
Jawaban: Anoda = Cu, katoda = Ag.
2. Tuliskan reaksi yang terjadi pada katoda pada proses electroplating!
Jawaban: Ag⁺ (aq) + e⁻ --> Ag (s)
3. Hitung potensial minimum yang dibutuhkan supaya reaksi berlangsung dalam posisi standar ! (dalam volt)
Jawaban:
E° = E° Ag⁺|Ag - E° Cu²⁺|Cu
= 0,8 0 - 0,34
= 0,46 V
4. Tentukan waktu yang dibutuhkan untuk mengendaptkan perak dari larutan ion [Ag(CN)₂]⁻ di permukaan tembaga dengan ketebalan sesuai petunjuk di atas memakai arus 100 mA! (dalam menit)
Jawaban: 105,19 detik atau 1,75 menit
5. Gunakan informasi berikut untuk menjawab soal nomor
Unsur Y dapat membentuk senyawa biner dengan magnesium dan hidrogen, yaitu MgY dan H₂Y. H₂Y dapat dibuat dari reaksi antara MgY dengan air. Pada suatu reaksi MgY dengan air dihasilkan sebanyak 0,297 g H₂Y, yang dapat dinetralkan sempurna dengan 36,70 mL larutan basa yang mengandung ion hidroksida dengan konsentrasi 0,125 M, sehingga menghasilkan molekul air dan anion Yⁿ⁻. Tuliskan persamaan reaksi setara penetralan yang terjadi!
Jawaban: H₂Y + 2OH⁻ --> 2H₂O + Y²⁻
6. Logam magnesium dapat diperoleh melalui elektrolisis lelehan MgCl₂ dengan menggunakan elektroda inert. Jika efisiensi arus pada proses ini adalah 96%, tentukan massa Mg yang akan terbentuk jika dialirkan arus sebesar 1000 A selama 24 jam!
Jawaban: 10.314,28 gram
7. Molekul AX₃ bersifat polar dan mengikuti kaidah oktet. Hal ini dapat dikatakan atom pusat A ...
Jawaban: Memiliki sepasang elektron bebas.
8. Apabila semua pasangan elektron bebas (PEB) pada atom pusat dalam senyawa CIF₃ dihilangkan, bagaimana perubahan bentuk geometri molekulnya?
Jawabannya: Bentuk T menjadi trigonal planar
9. Suatu molekul mempunyai hibridisasi sp³d², maka apa bentuk molekul senyawa tersebut?
Jawaban: Oktahedral
Gunakan informasi berikut untuk menjawab soal nomor 10 sampai 12:
Jika suatu hidrokarbon dibakar di dalam wadah dengan udara terbatas, campuran gas CC dan CO2 akan terbentuk. Pembakaran 0,450 gram suatu hidrokarbon menghasilkan 0,467 gram gas CO, 0,733 gram gas CO2, dan 0,45 0 gram H2)
10. Tentukan rumus empiris senyawa hidrokarbon tersebut!
Jawaban: CH2
11. Berapa gram gas O2 yang digunakan pada reaksi tersebut
Jawaban: 1,2 gram
12. Berapa gram gas O2 yang diperlukan agar reaksi pembakaran berlangsung sempurna?
Jawaban: 1,536 gram
13. Diketahui terdapat reaksi kesetimbangan seperti berikut:
N₂(g) + 3H₂(g) ⇌ 2NH₃(g)
ΔH = –92 kJ/mol
Apabila suhu terdapat kenaikan, maka pergeseran kesetimbangan menuju ke arah ....
Jawaban: Kiri
14. Diketahui terdapat larutan HCl 0,01 M. Larutan tersebut memiliki pH berapa?
Jawaban: 2.00
15. Jika reaksi pembakaran sempurna 1 mol metana (CH₄) dapat menghasilkan 890 kJ energi, berapa nilai ΔH pembakaran metana? (dalam kJ/mol)
Jawaban: –890
Link Unduh Kumpulan Soal Olimpiade OSN Kimia SMA
Kumpulan contoh soal olimpiade OSN Kimia SMA tersedia pula versi PDF. Link unduhnya ada di tautan berikut:
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id
































