Menuju konten utama

CEO Disney Buka-Bukaan Soal Masa Depan Star Wars

Star Wars episode VIII yang berjudul resmi "The Last Jedi" tidak akan diubah Disney karena kematian Carrie Fisher. Disney juga membeberkan soal kelanjutan tokoh Hans Solo di Star Wars.

CEO Disney Buka-Bukaan Soal Masa Depan Star Wars
Carrie Fisher berpose untuk difoto saat tiba untuk pemutaran perdana film "Star Wars, The Force Awakens" di Leicester Square, London, 16 Desember 2015. ANTARA FOTO/REUTERS/Paul Hackett/File Photo.

tirto.id - Masa depan film saga Star Wars kembali diungkap Disney. Melalui CEO Disney Bob Iger, terkuak kelanjutan terbaru kisah Star Wars setelah Episode VII, VIII, dan IX dibuat.

"Kami mulai berbicara tentang apa yang bisa terjadi setelah 'Episode IX'. Tentang apa yang bisa menjadi satu setengah dekade cerita Star Wars," kata Iger.

Dia juga mengatakan "The Last Jedi" atau yang sebelumnya berjudul "Star Wars: Episode VIII" tidak akan berubah setelah kematian bintang Carrie Fisher pada Desember lalu.

"Ketika kami membeli Lucasfilm, kami akan membuat tiga film -- 'Episodes VII, VIII dan IX'," ujar Iger sebagaimana dilansir Antara, Jumat (24/3/2017).

"Kami harus berurusan dengan tragedi pada akhir 2016. Carrie mucul selama [Episode] VIII. Kami tidak mengubah VIII karena kematiannya. Penampilannya tetap seperti di VIII. Dalam 'Rogue One', kami memiliki beberapa karakter digital. Kami tidak melakukan itu dengan Carrie," sambung dia.

Tak hanya itu, Bob Iger juga mengungkap rincian baru tentang film Han Solo muda. Dia mengatakan film tersebut akan menceritakan bintang Star Wars tersebut pada usia 18 hingga 24 tahun.

Han (diperankan oleh Alden Ehrenreich) akan bertemu Chewbacca (Joonas Suotamo) dan akan menemukan pesawatnya, The Millennium Falcon.

Disney juga mengumumkan perpanjangan masa jabatan Iger sebagai CEO sampai dengan 2 Juli 2019.

Iger mengatakan ketika keluar dari Disney nanti, dia ingin meninggalkan tempat tersebut dalam posisi yang baik untuk pengganti saya, siapapun itu.

Dia melanjutkan: "Sukses adalah hal yang rumit. Kami [dewan komisaris perusahaan] merasa kami ingin menghabiskan lebih banyak waktu pada kesuksesan ... dan kami saling sepakat untuk satu tahun lagi."

Sambil tertawa dia menambahkan hal tentang pensiunnya itu, "tapi aku serius kali ini."

Tidak ada pewaris di antara para eksekutif perusahaan, dan Iger tidak menyebutkan kemungkinan penerus. Dia menolak untuk mengomentari rencananya menjalani kehidupan setelah Disney.

Iger juga berbicara dengan antusias tentang adanya potensi virtual reality dan hadirnya pengalaman berbasis lokasi. Dia menggambarkan daya tarik yang direncanakan untuk Avatar Land, yang dijadwalkan akan dibuka di Orlando pada bulan Mei, di mana pengunjung dapat duduk di atas banshee, makhluk terbang yang ada di film James Cameron itu.

"Anda merasakan denyut nadi dan hela napas. Dan layar muncul dan Anda berada di Pandora. Dalam 3D, Anda merasa seperti Anda benar-benar ada di dalamnya," kata Iger.

"Kami menghabiskan banyak waktu dan uang untuk membuat robotika dengan ekspresi. Ada Na'vi yang memiliki ekspresi, Anda tidak akan percaya," lanjut dia.

Dia menambahkan bahwa Star Wars Lands (baik di Anaheim, California, dan di Orlando) akan menghadirkan sebuah pengalaman yang akan memungkinkan pengunjung untuk masuk ke dalam kokpit Millennium Falcon "dan pergi mengendarainya".

Film Han Solo muda juga dibintangi Donald Glover sebagai versi muda Lando Calrissian, dan juga Emilia Clarke, Woody Harrelson (berperan sebagai mentor), Thandie Newton, dan Phoebe Waller-Bridge. Phil Lord dan Christoper Miller mengarahkan film tersebut, yang dijadwalkan untuk menggebrak bioskop pada 25 Mei 2018.

Sementara itu, "The Last Jedi", dari penulis dan sutradara Rian Johnson, dijadwalkan tayang pada 15 Desember tahun ini.

Baca juga artikel terkait INDUSTRI FILM atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Film
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari