tirto.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar menerjunkan alutsista utama KN SAR Kamajaya untuk memperkuat operasi pencarian korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8. Kapal penyelamat ini bertolak dari Pelabuhan Makassar guna membantu menyisir perairan Laut Jawa, tempat hilangnya ratusan penumpang sejak akhir pekan lalu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengonfirmasi pemberangkatan personel pendukung berjumlah 35 anggota. Personel terdiri tadi 19 Orang Crew Kn SAR Kamajaya; 11 Orang Tim Rescue kantor pencarian dan pertolongan Makassar; 4 Orang Crew Kn 212; dan 1 Orang Tenaga Medis.
Personel tersebut berangkat dari dermaga Pelabuhan Makassar. Arif menyebutkan KN SAR Kamajaya berangkat pada Minggu malam, sekitar pukul 23.30 WITA menuju titik lokasi kecelakaan kapal di Laut Jawa.
Berdasar data yang diterima Arif, KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin membawa person on board (POB) 243 orang (213 penumpang, 30 kru). Kapal dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) pukul 02.00 WITA akibat cuaca buruk.
"Berdasarkan hasil yang kami dapat bahwa korban KM Virgo Transport 8 dengan POB 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru, Data terkini mencatatkan 107 orang selamat, 6 meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam pencarian," ungkap Arif dalam keterangannya Senin (14/9/2026).
Arif menambahkan, keterlibatan KN SAR Kamajaya dalam pelaksanaan operasi SAR ini juga dibantu oleh potensi-potensi yang ada di Makassar, di bawah koordinasi Basarnas Makassar.
"Tim dari Makassar akan bergabung dengan armada gabungan Basarnas, serta potensi SAR lainnya untuk mengoptimalisasi penyisiran wilayah perairan Laut Jawa," ujar Arif.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa. Data tersebut tercatat setelah dilakukan evakuasi hingga pukul 12.00 WIB.
Kapal yang membawa 243 penumpang itu, dinyatakan hilang kontak saat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
“Jadi, total yang sudah terevakuasi sebanyak 103 orang. Unsur yang terlibat di lapangan saat ini ada TB Mahao, TB TCP, kemudian MP Haida, KN SAR Laksmana, KRI Nala, KN Kunyit, dan satu buah helikopter dari Basarnas yang tadi berangkat dari Surabaya langsung melaksanakan searching ya, pencarian dari udara,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).
Dia memerinci penumpang yang dievakuasi ke kapal TB Mahao 9 sebanyak 16 orang-- 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Seluruh korban yang dievakuasi akan dibawa menuju ke Pelabuhan Tuban, Jawa Timur.
Penulis: Muh Abduh
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id































