Cara Menuliskan Partikel -lah & -kah dalam Bahasa Indonesia (PUEBI)

Oleh: Ega Krisnawati - 14 Juli 2021
Dibaca Normal 1 menit
Berikut pengertian dan cara menuliskan partikel -lah dan -kah dalam Bahasa Indonesia atau PUEBI.
tirto.id - Ada beberapa jenis partikel dalam bahasa Indonesia, salah satunya partikel -lah, -kah, dan -tah. Partikel -lah, -kah, dan -tah adalah seringkaian kata yang ditulis dengan kata yang mendahuluinya.

Menurut KBBI, partikel -lah dipahami dalam tiga hal yang berbeda. Pertama, partikel -lah merupakan bentuk terikat yang digunakan untuk menekankan makna kata yang di depannya.

Kedua, partikel -lah berdasarkan kata benda contohnya ada pada kata "telah". Jika dibuat dalam bentuk kalimat, yaitu hari telah larut senja.

Ketiga, partikel -lah berdasarkan kata kerja dipahami sebagai kata seru untuk memberi tekanan atau menyungguhkan. Kemudian, untuk partikel -kah seringkali dipakai dalam kata "engkah".

Kata "engkah" bentuk tidak baku dari "kah" dan dipahami sebagai getah (untuk melekatkan kayu); perekat; dan lem. Kendati begitu partikel -kah didefinisikan ke dalam dua hal.

Pertama, bentuk terikat yang digunakan untuk mengukuhkan pertanyaan. Misalnya, mungkinkah dia kembali?; berenang; atau berlarikah kawanmu itu?

Kedua, bentuk terikat (dalam ragam standar) digunakan untuk memperhalus pertanyaan dan ditambahkan pada kata tanya apa, mana, bagaimana, berapa, di mana, mengapa, dan siapa. Misalnya, siapakah yang mau membantuku?

Sementara penggunaan partikel -tah dipakai untuk kata tanya untuk bertanya pada diri sendiri. Misalnya, apatah salahku, maka ia meninggalkan daku?


Cara menuliskan partikel -lah dan -kah

Berikut cara menuliskan partikel -lah dan -kah menurut PUEBI Daring.

Partikel -lah, -kah, dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Misalnya:

  • Kerjakan + lah = kerjakanlah
  • Kembali + lah = kembalilah
  • Pulang + lah = pulanglah
  • Ambil + lah = ambillah
  • Baca + lah = bacalah
  • Mari + lah = marilah
  • Berilari + lah = berlarilah
  • Pergi + lah = pergilah
  • Berapa + kah = berapakah
  • Kembali + kah = kembalikah
  • Kemana + kah = kemanakah
  • Berlari + kah = berlarikah
  • Siapa + kah = siapakah
  • Benar + kah = benarkah
  • Bagaimana + kah = bagaimanakah
  • Apa + tah = apatah

Berikut contoh penggunaan partikel -lah dan -kah dalam kalimat menurut buku EYD dan Tata Bahasa Indonesia.

  • Bacalah buku itu baik-baik!
  • Apakah yang tersirat dalam surat itu?
  • Siapakah gerangan dia?
  • Apatah gunanya bersedih hati?
  • Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan benar!
  • Kembalilah pulang malam ini!
  • Ambillah uang ini jika kamu membutuhkannya!
  • Kemanakah dia pergi malam itu?



Baca juga artikel terkait PARTIKEL LAH atau tulisan menarik lainnya Ega Krisnawati
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight