Menuju konten utama

Cara Mengetahui Rumah Sakit Rujukan Corona via Aplikasi Waze

Pengguna Waze dapat memasukkan kata kunci “COVID”, “covid”, “coronavirus”, “corona virus”, dan “rumah sakit corona”.

Cara Mengetahui Rumah Sakit Rujukan Corona via Aplikasi Waze
Seorang WNI yang sebelumnya diduga tertular virus corona (nCov), dinyatakan negatif tak terinfeksi oleh Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sabtu (25/1). ANTARA/Afra Augesti/Pamela Sakina/Andi Bagasela/Sizuka

tirto.id - Waze, aplikasi navigasi lintas platform berbasis komunitas, menyediakan titik-titik pusat pemeriksaan medis dan rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia pada petanya, sebagai bagian dari upaya pencegahan pandemi virus corona COVID-19 di tanah air.

Pengguna aplikasi Waze dapat memasukkan kata kunci macam “COVID”, “covid”, “coronavirus”, “corona virus”, dan “rumah sakit corona” untuk menemukan lokasi-lokasi pusat pemeriksaan terdekat.

Secara global, Waze juga telah menambahkan penutupan jalan, pusat pemeriksaan medis, dan fitur pengingat pop-up terkait didukung oleh komunitas Map Editor.

Country Manager Waze Indonesia, Marlin R. Siahaan, dalam siaran persnya mengatakan, Waze berkomitmen membantu para pengemudi agar tetap aman selama COVID-19 masih mewabah.

"Waze hadirkan informasi akurat dan up-to-date mengenai lokasi penutupan jalan, perawatan, dan pemeriksaan kesehatan terkait,” imbuhnya dikutip Antara, Rabu (25/3/2020).

Marlin mengatakan, pentingnya orang-orang mengetahui gejala COVID-19 seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, dan sesak napas segera mencari pengobatan.

“Jika pengguna kami mengalami gejala-gejala tersebut, mereka sangat disarankan untuk melakukan prosedur pemeriksaan di rumah sakit terdekat, yang dapat mereka temukan lokasinya di Waze," ujarnya.

Sementara, seturut data dari situs web covid19.go.id, jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia per 24 Maret 2020 sebanyak 686 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 55 jiwa.

Kasus tersebut tersebar di 24 provinsi sedangkan 30 orang dinyatakan sembuh.

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 masih mengimbau warga untuk menjaga jarak atau di rumah saja untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

"Yuk di rumah saja, kerja di rumah saja, dan ibadah di rumah saja," kata Letjen TNI Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Baca juga artikel terkait WAZE

tirto.id - Teknologi
Sumber: Antara
Editor: Ibnu Azis