Menuju konten utama

Caleg Gerindra Laporkan Metro TV ke Dewan Pers

Metro TV, pada tanggal 25 Maret 2019, menyiarkan pemberitaan tentang Andre, yang juga merupakan caleg dari Partai Gerindra. Menurut Andre berita itu membingkai dirinya dengan salah.

Caleg Gerindra Laporkan Metro TV ke Dewan Pers
ANDRE ROSIADE. FOTO/partaigerindra.or.id

tirto.id - Salah seorang anggota juru bicara Badan Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang juga merupakan caleg Gerindra, Andre Rosiade, melaporkan stasiun televisi nasional, Metro TV, lantaran menyiarkan berita yang membingkai Andre Rosiade dengan salah.

"Hari ini lapor Dewan Pers dan langsung ke KPI," kata Andre saat ditemui di Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/3/2019).

Metro TV, pada tanggal 25 Maret 2019, menyiarkan pemberitaan tentang Andre, yang juga merupakan caleg dari Partai Gerindra.

Berita tersebut menyebut bahwa warga Damas Raya, dapil dari caleg tersebut, menolak Andre.

"Padahal yang melakukan penghalangan terhadap saya adalah pendukung Pak Jokowi dan pendukung Bupati Damasraya yang merupakan kader PDIP. Hanya 20 sampai 30 orang berbaju seragam 01," jelas Andre.

Andre pun mengatakan bahwa warga lain di lokasi tersebut justru menerima Andre.

"Supaya ini pembelajaran ya. Kami lihat Metro TV sudah berulang kali melakukan pelanggaran-pelanggaran. Kami lihat Metro TV sudah memframing," kata Andre.

Bukti yang dibawa ke Dewan Pers oleh Andre adalah rekaman di Metro TV dan rekaman pribadinya terkait kunjungannya tersebut.

"Rekaman video dari berita Metro TV, lalu rekaman video yang lakukan penghadangan itu siapa," ujarnya.

Andre menambahkan, pasal yang digunakan untuk pelaporan tersebut adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, pasal 1,2,3, dan 4.

Andre pun mengatakan bahwa pihaknya sempat berkomunikasi dengan Metro TV, melalui Aviana Malik.

"Baik via telepon maupun whatsapp, beliau sempat menawarkan untuk memberikan hak jawab kepada saya," ujarnya.

"Saya tanya gimana caranya? Setelah itu, tidak respons sama sekali," tambahnya.

Dengan itu, Andre tidak melihat adanya etikat baik dari Metro TV.

"Dan sampai hari ini, hari Jumat, tidak ada respons dari Metro TV. Saya ingin mengambil tindakan agar Metro TV belajar lah kembali kepada ruhnya media dan televisi berpihak pada kode etik jurnalistik," tambahnya.

Redaksi Tirto sudah berusaha menghubungi Pimpinan Redaksi Metro TV Don Bosco melalui pesan singkat dan telepon. Namun hingga berita ini dirilis, ia belum memberikan respons dan konfirmasi terkait pelaporan dari Andre Rosiade.

Baca juga artikel terkait DEWAN PERS atau tulisan lainnya dari Fadiyah Alaidrus

tirto.id - Politik
Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Nur Hidayah Perwitasari