Menuju konten utama

Bedah Buku Firdaus Amyar Perkuat Literasi Metodologi Riset

Perpustakaan RISET BPK RI menggelar bedah buku “Penelitian Kualitatif” untuk memperkuat literasi metodologi riset & praktik analisis data menggunakan NVivo.

Bedah Buku Firdaus Amyar Perkuat Literasi Metodologi Riset
Bedah Buku “Penelitian Kualitatif: Konsep, Panduan, Praktik NVivo, dan Publikasi” karya Firdaus Amyar, PhD., Awali Roadshow Penguatan Literasi Metodologi Penelitian yang diselenggarakan oleh Perpustakaan RISET BPK RI. foto/Dok. Pers Rilis
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Upaya memperkuat literasi metodologi penelitian dan mendorong pengembangan kajian ilmiah yang aplikatif terus dilakukan melalui penyelenggaraan Bedah Buku “Penelitian Kualitatif: Konsep, Panduan, Praktik NVivo, dan Publikasi” karya Firdaus Amyar, Ph.D. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid di Ruang Pola, Gedung Arsip Lantai 4, Kantor Pusat BPK, serta diikuti peserta secara daring.

Kegiatan tersebut menjadi agenda pembuka roadshow buku yang dirancang sebagai forum ilmiah untuk mempertemukan akademisi, praktisi, dan peserta internal dalam diskusi yang formal, metodologis, sekaligus aplikatif.

Melalui forum ini, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai fondasi penelitian kualitatif, mulai dari perumusan fokus penelitian, penyusunan pertanyaan riset, pemilihan informan, teknik pengumpulan data, pengelolaan data lapangan, proses coding, pengembangan tema, interpretasi temuan, hingga strategi penyusunan publikasi ilmiah yang efektif.

Dalam sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan dialog langsung dengan peserta, pembahasan diarahkan tidak hanya pada aspek konseptual, tetapi juga pada penerapan penelitian kualitatif dalam konteks kelembagaan, pengembangan kajian berbasis data, serta peningkatan kualitas publikasi akademik dan profesional.

Materi juga menekankan pentingnya menjaga keterhubungan antara rumusan masalah, kerangka teori, desain penelitian, teknik analisis, dan kesimpulan agar hasil penelitian memiliki konsistensi metodologis serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Secara teknis, buku ini memperkenalkan pendekatan penelitian kualitatif sebagai proses yang menuntut kepekaan peneliti dalam membaca konteks, memahami makna, serta menafsirkan data secara mendalam.

Pembaca diarahkan untuk memahami bahwa penelitian kualitatif tidak berhenti pada pengumpulan kutipan wawancara, tetapi mencakup proses sistematis dalam mengorganisasi data, melakukan reduksi, menyusun kategori, menemukan pola, membangun tema, dan menarik interpretasi yang relevan dengan tujuan penelitian.

Salah satu bagian yang mendapat perhatian peserta adalah pembahasan mengenai penggunaan NVivo sebagai alat bantu analisis data kualitatif. Dalam konteks tersebut, NVivo diposisikan bukan sebagai pengganti peran peneliti, melainkan sebagai perangkat yang membantu proses pengelolaan data menjadi lebih tertata, transparan, dan mudah ditelusuri.

Melalui perangkat ini, peneliti dapat mengimpor transkrip wawancara, dokumen, catatan lapangan, artikel, maupun data pendukung lain; menyusun node atau kode; mengelompokkan temuan; menelusuri keterkaitan antarkategori; serta mendokumentasikan proses analisis secara lebih rapi.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena banyak peneliti pemula menghadapi tantangan pada tahap analisis, terutama ketika harus mengolah data dalam jumlah besar dari hasil wawancara, observasi, dokumen, dan arsip kelembagaan.

Dengan penjelasan yang bertahap, buku ini membantu pembaca memahami bagaimana data mentah dapat ditata menjadi informasi yang bermakna, kemudian dikembangkan menjadi temuan penelitian yang kuat, argumentatif, dan siap dituangkan ke dalam tesis, disertasi, laporan penelitian, maupun artikel ilmiah.

Antusiasme peserta, baik yang hadir secara luring maupun daring, terlihat melalui berbagai pertanyaan, tanggapan, dan apresiasi kepada penulis. Partisipasi tersebut memperkaya jalannya diskusi serta membuka peluang tindak lanjut berupa pelatihan, kuliah tamu, maupun roadshow tematik di Lokasi-lokasi lainnya.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, buku “Penelitian Kualitatif: Konsep, Panduan, Praktik NVivo, dan Publikasi” diharapkan menjadi rujukan praktis bagi akademisi, peneliti, auditor, analis kebijakan, mahasiswa, serta praktisi yang ingin memperkuat kemampuan dalam merancang, melaksanakan, menganalisis, dan mempublikasikan hasil penelitian kualitatif secara lebih sistematis.

Buku ini juga relevan bagi lingkungan kelembagaan yang membutuhkan kajian berbasis bukti, karena memberikan pemahaman mengenai bagaimana data naratif, pengalaman informan, dokumen organisasi, serta konteks sosial dapat dianalisis secara terstruktur untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih tajam.

Salah satu pegawai BPK yang tengah melanjutkan studi S2 menilai buku ini relevan dengan kebutuhan mahasiswa pascasarjana, khususnya mereka yang sedang menyusun proposal, mengolah data lapangan, atau mempersiapkan publikasi ilmiah. Menurutnya, tantangan dalam penyusunan tesis bukan hanya menentukan topik, tetapi juga memastikan desain penelitian dapat dijalankan secara konsisten dari awal hingga akhir.

“Buku ini sangat membantu karena bahasanya mudah diikuti, tetapi tetap kuat secara metodologis. Bagi kami yang sedang menempuh studi S2, buku ini dapat menjadi panduan praktis untuk memahami penelitian kualitatif dari tahap perencanaan, penyusunan instrumen, pengumpulan data, analisis, sampai publikasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran pembahasan mengenai NVivo memberi nilai tambah karena membantu peneliti pemula maupun mahasiswa pascasarjana memahami cara mengelola data kualitatif secara lebih sistematis.

“Selama ini, tantangan terbesar dalam penelitian kualitatif adalah bagaimana menata data wawancara, dokumen, dan temuan lapangan agar tidak sekadar menjadi kumpulan narasi. Buku ini memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana data dikodekan, dikelompokkan, ditafsirkan, dan ditulis menjadi temuan. Jadi pembaca tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengetahui langkah-langkah praktiknya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Amyar turut menyerahkan buku “Penelitian Kualitatif” kepada Prof. Lindawati Gani dari Universitasi Indonesia. Penyerahan buku juga dilakukan kepada Prof. Moermahadi Soerja Djanegara, Ketua BPK Periode 2017–2019, sebagai bagian dari rangkaian Bedah Buku Penelitian Kualitatif di BPK.

Dengan cakupan materi yang memadukan konsep, panduan teknis, praktik penggunaan NVivo, serta arahan menuju publikasi ilmiah, buku “Penelitian Kualitatif: Konsep, Panduan, Praktik NVivo, dan Publikasi” menjadi salah satu referensi yang dapat digunakan oleh pembaca yang ingin memperdalam keterampilan riset secara lebih terarah. Buku tersebut dapat diperoleh melalui www.penelitiankualitatif.com.

Penulis: Tim Media Servis