Menuju konten utama

Banjir Bali Genangi 28 Titik dan Satu WNA Tewas Terseret Arus

WNA tersebut diduga tewas akibat hanyut saat hendak menerobos genangan banjir.

Banjir Bali Genangi 28 Titik dan Satu WNA Tewas Terseret Arus
Proses evakuasi terhadap WNA yang terseret arus banjir, Minggu (14/12/2025). Foto: Humas Basarnas Bali

tirto.id - Hujan deras mengguyur wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali, sejak Sabtu (13/12/2025) malam hingga Minggu (14/12/2025). Akibatnya, sebanyak 19 titik di Kota Denpasar dan 9 titik di Kabupaten Badung terendam banjir dengan ketinggian hingga mencapai pundak orang dewasa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, memerinci titik banjir di Kota Denpasar per Minggu (14/12/2025) pukul 13.15 WITA meliputi 2 titik di Desa Pemecutan Kelod, 14 titik di Desa Padang Sambian, 2 titik di Desa Padang Sambian Kelod, 1 titik di Desa Pemecutan, dan 1 titik di Kelurahan Sanur.

Di Kabupaten Badung, banjir menggenangi 9 titik yang meliputi 4 titik di Desa Kerobokan Kelod, 1 titik di Kelurahan Seminyak, 1 titik di Desa Tibubeneng, 1 titik di Desa Kerobokan Kaja, dan 1 titik di Kelurahan Legian. Sementara itu, BPBD juga mencatat adanya 1 kejadian pohon tumbang di Desa Pertima, Kabupaten Karangasem.

“Warga terdampak di Kelurahan Padang Sambian sebanyak 191 KK, dengan rincian Buana Desa sebanyak 82 KK, Balun sebanyak 46 KK, Buana Permai sebanyak 23 KK, Padang Sambian sebanyak 20 KK, Merta Buana sebanyak 5 KK, Minggir sebanyak 5 KK, Padang Griya sebanyak 4 KK, Anyar sebanyak 2 KK, dan Padang Sari sebanyak 1 KK. Perlu bantuan pembersihan lumpur,” kata Teja dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Minggu (14/12/2025).

Teja menambahkan, penanganan terhadap banjir di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kota Denpasar juga telah dilakukan dengan mengevakuasi sebanyak 20 orang warga ke tempat yang aman. Selain itu, di Jalan Tangkuban Perahu, Kabupaten Badung, terdapat 4 orang yang dievakuasi.

Akibat dari banjir yang melanda Provinsi Bali, seorang warga negara asing (WNA) yang belum teridentifikasi ditemukan tewas. WNA tersebut diduga tewas akibat hanyut saat hendak menerobos genangan banjir di Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, pada Minggu (14/12/2025) pukul 01.10 WITA.

“Diketahui WNA tersebut terseret arus bersama dengan unit sepeda motornya. Korban ditemukan pukul 04.40 WITA ketika sungai surut, di bawah jembatan jalan menuju Canggu Pertiwi dalam keadaan meninggal dunia. Korban tersangkut di antara dinding jembatan dan sela kayu,” terang Pejabat Sementara (PS) Kasubsipenmas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, dalam keterangannya, Minggu.

Evakuasi terhadap korban baru dapat dilaksanakan pada pukul 10.40 WITA, sementara kendaraan korban belum dapat dievakuasi karena dalam kondisi terjepit di antara gorong-gorong. Ayu mengatakan bahwa debit air ang berada di dalam gorong-gorong jembatan tersebut masih tinggi, sehingga sulit untuk dilakukan evakuasi.

“Korban sudah dikirim ke Rumah Sakit Prof. Ngoerah. Terhadap identitas dan keberadaan tempat tinggal korban, masih belum dapat diketahui dan terus dilakukan upaya pencarian oleh pihak kepolisian,” kata Ayu.

Baca juga artikel terkait BANJIR atau tulisan lainnya dari Sandra Gisela

tirto.id - Flash News
Kontributor: Sandra Gisela
Penulis: Sandra Gisela
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama