Indeks Tulisan

Mengingat Pahlawan, Belajar Kepada Tindakan
Masihkah kita memerlukan pahlawan dan kepahlawanan? Mengapa pahlawan dan kepahlawanan tak pernah absen dari masa kini?
Munir dalam Lipatan Jas Kusut Pejabat
Yang jauh lebih kusut dari jas milik Dirjen HAM adalah penegakan HAM itu sendiri.
Tentara Tak Pernah Salah
TNI nyaris tidak mau mengakui perilaku buruk anggotanya sebagai kesalahan institusional. Tiap ada anggota TNI melakukan kesalahan, bahkan kejahatan, selalu "oknum" yang dijadikan kambing hitam. Tentara tak pernah salah.
Betapa Tidak Pentingnya Banjir di Garut
Apakah kita benar-benar peduli dengan banjir bandang di Garut? Seberapa penting banjir bandang di Garut dibandingkan Pilkada DKI, PON 2016 atau pengadilan Jessica?
Usaha Memutus Tali Solidaritas
Kecurigaan Ahok terhadap "Romo" Sandyawan menggemakan kembali politik massa mengambang. Ahok menuding Sandyawan menghambat penggusuran Bukit Duri Jakarta karena bukan warga setempat. Perilaku Ahok macam ini sudah menjadi semacam modus operandi untuk memutus jejaring solidaritas lintas wilayah, lintas golongan, bahkan lintas kelas.
Bahaya Laten Impunitas
Mereka berdiri setiap Kamis sore untuk memastikan republik tidak terus-menerus melakukan kesalahan yang sama. Mereka berdiri untuk memastikan republik tidak dikendalikan oleh londo-londo ireng yang malah menindas dan menjajah rakyatnya sendiri. Mereka berdiri di sana, terutama, untuk melawan impunitas, orang yang dibebaskan dari hukuman! Ini sebuah bahaya laten yang harus dilawan.
Sudahkah Kalendermu Diganti, Jenderal?
Membaca pernyataan Kapendam terkait pelarangan lapak buku di Bandung membuat saya merasa posisi menteri dalam negeri masih dijabat Rudini dan Moerdiono masih menjadi menteri sekretaris negara. Pernyataan itu menggemakan kepercayaan diri seakan militer masih "berkuasa penuh" sebagaimana terjadi di masa ketika acara Aneka Safari di TVRI begitu menghibur hati.
Kita Berutang pada Bulu Tangkis
Shuttlecock tak kenal etnis. Raket tak pandang ras. Itulah mengapa Indonesia berhutang kepada bulu tangkis.
Betapa Brengseknya Singapura
Sentimen negatif sebenarnya juga rutin diarahkan kepada Malaysia dan Australia, dua tetangga yang lain. Namun terhadap Singapura rasanya begitu lain. Mereka terasa lebih menyebalkan, kadang terlihat brengsek, justru karena – salah satunya-- mereka hanyalah negara dengan ukuran kurcaci dibanding Indonesia. Justru karena luas wilayahnya hanya seuprit, justru karena mereka begitu kecil!
Serba-Serbi Sejarah Kabinet di Indonesia
Dalam rentang hampir 71 tahun merdeka, Indonesia memiliki sejarah unik tentang kabinet-kabinetnya. Ada menteri yang disebut dalam susunan kabinet, tapi tak ketahuan batang hidungnya. Inilah serba-serbi kisah unik kabinet Indonesia:
Masuk tirto.id



