Indeks Tulisan

Malam Belum Tiba di Shakespeare and Company
Sylvia Beach menjadikan Shakespeare and Company sebagai toko buku untuk mencari kesenangan.

Mochtar Pabottingi dan Masa "Muda, Beda, Berbahaya" di Yogya
Sambil kuliah, Mochtar Pabottingi bergaul dengan para seniman. Di Malioboro biasa mereka berhimpun.

Dick Hartoko, Sang Juru Tafsir Zaman dari Kaki Merapi
Dick adalah Pemimpin Redaksi Basis. Ia memimpin sejak 1957, enam tahun sejak majalah kebudayaan yang berkantor di Kota Gudeg itu terbit.

Tan Malaka dan Wasiat Politik Sukarno-Hatta
Sukarno pernah berpesan: bila Sukarno-Hatta dibunuh atau ditangkap Sekutu, Tan Malaka yang menjadi pengganti, meneruskan perjuangan.

Sidney Sheldon, Jawara Novel Thriller di Usia Senja
Sidney Sheldon kelak menjadi salah satu penulis fiksi dengan karya paling banyak diterjemahkan dari bahasa asli, bahasa Inggris.

Sjahrir, Malari, dan Sang Pusaran Air
Saat ditahan sejak 17 Januari 1974, Sjahrir sebenarnya tengah menunggu keberangkatan ke Amerika Serikat.

Sebelum Arief Budiman Menjadi Cendekiawan "Kiri" Kenamaan
Ketika meletus pergolakan pada 1965-1966, Arief mulai masuk ke ranah politik meski belum terlalu menonjol. Soe Hok Gie lebih di depan.

Jalan Pena Soe Hok Gie
Gie adalah sosok yang mencemplungkan diri dalam persoalan-persoalan bangsa. Ia bukan sosok yang menekuni buku-buku di ketinggian menara gading.

Cerita Sederhana Jadi Mak Nyus di Tangan Bondan Winarno
Tulisan-tulisan pertama Bondan Winarno di media massa bukan kisah kuliner atau cerita perjalanan. Ia menulis cerpen.

Arswendo Atmowiloto, Stamina Berkarya, dan Tiga Kata Bertuah
Arswendo Atmowiloto adalah sosok di balik sangat banyak karya – cerpen, esai, puisi, sandiwara, novel, skenario sinetron/film.
Masuk tirto.id








