Renalto Setiawan

Indeks Tulisan

Sepakbola
Senin, 5 Nov 2018

Rivalitas Abadi Boca Juniors dan River Plate

Boca Juniors dan River Plate adalah dua tim terbaik di Argentina. Tidak hanya berdasarkan prestasi, rivalitas antara kedua tim tersebut juga berakar dari kultur sosial para pendukungnya.
Olahraga
Jumat, 2 Nov 2018

Derrick Rose Kembali Berjaya di NBA setelah Cedera Lutut Tahunan?

Selama bermain di Chicago Bulls sejak 2008 hingga 2016, Derrick Rose absen dalam 257 pertandingan karena cedera.
Sepakbola
Rabu, 31 Okt 2018

Juventus: si Nyonya Tua Kekasih Italia

Juventus adalah klub sepakbola terbaik dari Italia. Sejak awal abad ke-20, mereka selalu moncer sebagai juara. Pada awal abad ke-21, Juventus tersandung Calciopoli.
Olahraga
Rabu, 31 Okt 2018

Stephen Curry yang Nyaris Mustahil Dihentikan

Mengapa Stephen Curry dinilai merevolusi peran point guard dalam basket?
Olahraga
Selasa, 30 Okt 2018

Vichai Tewas Kecelakaan Heli: Tragedi di Leicester City

Vichai Srivaddhanaprabha membeli Leicester City pada tahun 2010 lalu. Sekitar enam tahun setelahnya, ia menciptakan keajaiban.
Sepakbola
Sabtu, 27 Okt 2018

Sanksi untuk Arema dan Mengapa Kita Perlu Belajar dari Inggris?

Komdis PSSI kerap mengeluarkan sanksi yang tidak jelas. Salah satunya terjadi saat suporter Arema melakukan kerusuhan dalam derby Jawa Timur melawan Persebaya.
Sepakbola
Kamis, 25 Okt 2018

Football Association, Sepakbola Universal, dan Kesombongan Inggris

Di tanah raja.
Serikat sepakbola
yang paling tua.
Sepakbola
Kamis, 25 Okt 2018

Gemilangnya Penampilan U-19 Ketika Melawan UEA

Pertahanan kokoh dan decision making yang tepat para pemain timnas U-19 menjadi salah satu kunci untuk melangkah ke babak perempat-final AFC Cup U-19.
Sepakbola
Rabu, 24 Okt 2018

Bagaimana Egy Maulana Vikri Seharusnya Bersikap Layaknya Bintang

Menurut John Duerden, Egy Maulana Vikri adalah salah satu pemain paling bertalenta. Namun, untuk menjadi pemain bintang, Egy masih perlu banyak belajar.
Olahraga
Sabtu, 20 Okt 2018

MotoGP Jepang: Mengapa Marc Marquez adalah Pembalap Revolusioner?

Pada 2014 dan 2016, Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP di Sirkuit Motegi, Jepang. Musim ini, ia berpeluang besar untuk mengulangi prestasinya.