Nanda Aria

Indeks Tulisan

Ekonomi
Selasa, 12 Mei

Purbaya Mulai Buyback SBN Besok, Tekan Yield & Stabilkan Rupiah

Purbaya akan optimalkan instrumen fiskal untuk tekan imbal hasil obligasi pemerintah dan stabilisasi nilai tukar mulai besok, melalui pembelian kembali SBN.
Ekonomi
Selasa, 12 Mei

Purbaya Sebut BSF Belum Aktif, Baru Beroperasi saat Krisis

Purbaya menjelaskan bahwa saat ini pasar obligasi dinilai masih dalam kondisi normal sehingga pemerintah memilih menggunakan instrumen yang sudah tersedia.
Ekonomi
Selasa, 12 Mei

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.946 Hari Ini

Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 6.866,022 hingga 6.977,286 hari ini.
Ekonomi
Selasa, 12 Mei

Utang Pemerintah Mendekati Rp10.000 T, Purbaya: Masih Aman

Purbaya menyatakan rasio utang Indonesia masih lebih rendah dibanding negara lain dan masih tergolong hati-hati dibanding negara lain.
Ekonomi
Senin, 11 Mei

Danantara Yakin Anak Usaha Bidang PSEL Melantai di Bursa 2028

Setelah seluruh proyek rampung dan menghasilkan arus kas, PT Daya Energi Bersih Nusantara atau Denera, akan mengajukan pencatatan saham perdana alias IPO.
Ekonomi
Senin, 11 Mei

Purbaya: Selama Saya Jadi Menkeu, Tidak akan Lakukan Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai tax amnesty berisiko hukum bagi internal pegawai pajak dan Kemenkeu.
Ekonomi
Senin, 11 Mei

Purbaya Beri Batas Waktu Repatriasi Dana Luar Negeri 6 Bulan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan tindak tegas WNI yang tak tarik dana dari luar negeri sampai akhir tahun.
Ekonomi
Senin, 11 Mei

IHSG Ditutup Melemah 0,92% ke Level 6.905 Hari Ini

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 251 saham menguat, 442 melemah dan 125 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Ekonomi
Senin, 11 Mei

Genggam Saham GoTo, Danantara Berharap Bisa Cuan

Danantara berpotensi menambah kepemilikan saham di GoTo asalkan investasi tersebut mampu menghasilkan keuntungan yang baik.
Ekonomi
Senin, 11 Mei

CIO Danantara Respons Pelemahan IHSG Jelang Pengumuman MSCI

CIO Danantara nilai pelemahan IHSG lebih disebabkan oleh tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang masih tinggi.