Indeks Tulisan
Curhatan Berujung Bui
Haris Azhar, Koordinator KontraS, merupakan “korban” terbaru dari Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Sejak 2008 hingga Juni 2016, tercatat muncul 141 kasus terkait UU ITE. Siapa yang salah?

"Perda Syariat Digunakan Sebagai Benteng Moral"
Pemerintah baru saja membatalkan ratusan perda. Sayangnya, perda-perda yang dibatalkan hanya terkait investasi. Beberapa perda syariat yang dianggap memicu intoleransi masih dalam tahap kajian.
Perda Bermasalah, Batal demi Investasi Bukan Intoleransi
Pemerintah membatalkan 3.143 peraturan daerah (perda) dan peraturan kepala daerah (perkada) yang dinilai bermasalah. Tujuan utamanya mendorong masuknya investasi. Padahal ada perda-perda yang dinilai mengabaikan toleransi.

Rawannya Data Nasabah Go-jek
Go-Jek ternyata tidak menjamin data nasabahnya. Dalam disclaimer, Go-jek secara tegas tidak menjamin data nasabahnya. Lantas, di mana tanggung jawab terhadap konsumen? Bagaimana dengan penyedia jasa lainnya?
Mimpi Buruk "Temannya" Ahok
Euforia keberhasilan Teman Ahok mengumpulkan dukungan sejuta KTP antiklimaks. Ahok yang selama ini dibela mati-matian Teman Ahok, ternyata berpaling muka menjatuhkan pilihan pada partai politik sebagai kendaraan. Harapan Teman Ahok membawa Ahok independen berubah menjadi mimpi buruk.
Yang Muda Yang Bersuara
Pemilihan gubernur Jakarta ditentukan oleh para pemilih belia. Setelah Teman Ahok, kini ada Jacklovers yang ingin membawa Risma ke Jakarta. Kesamaannya, dua-duanya digerakkan oleh kaum muda.
Fethullah Gulen, Tertuduh Kudeta Gagal di Turki
Gülen, sang tertuduh dalam upaya kudeta yang gagal itu, adalah pemimpin agama beraliran Sunni yang sangat berpengaruh di Turki.
"Sistem Ekonomi Membuat Orang Tidak Ingin Menikah"
Kecenderungan orang untuk hidup melajang semakin meningkat. Mereka yang memilih jalan ini, merasa bahagia hidup tanpa kekangan, meski harus menabrak tabu.
"Hukuman Mati Warisan Belanda"
Pemerintah Indonesia kembali melaksanakan eksekusi terpidana mati tahap ketiga. Sebanyak 4 orang terpidana mati akan menerima peluru tepat di dada mereka masing-masing.
Mereka Tak Diberi Kesempatan Kedua
Wanita-wanita ini tertipu oleh rayuan gombal lelaki. Mereka harus mendekam di penjara selama bertahun-tahun karena dianggap menjadi kurir narkoba, atas suruhan lelaki yang merayunya. Yang menyedihkan, mereka tak pernah dianggap sebagai korban, melainkan pelaku.
Masuk tirto.id




