Indeks Tulisan
Tak Ada Air Bersih, Massa 4 November Wudlu di Kolam
Sejumlah pendemo terpaksa harus mengambil air wudlu di kolam karena kekurangan air bersih.

Umat Islam Maafkan Ahok, tapi Proses Hukum Harus Berlanjut
Permintaan maaf Ahok diterima oleh peserta aksi 4 November 2016, tapi proses hukum Gubernur DKI Jakarta petahana terkait dugaan penistaan agama itu harus tetap dilanjutkan.
Masjid Tak Pernah Netral
Tragedi Tanjung Priok 1984 dipicu tentara yang masuk ke dalam mushola tanpa melepaskan alas kaki dan menyiram dinding mushola dengan air comberan. Kabar pun beredar dengan cepat, perlawanan berkobar. Insiden itu menjadi salah satu momen di mana masjid menjadi ruang publik untuk menggerakkan masa secara politis dan ideologis di Indonesia.
Khotbah Jumat dan Mimbar Masjid sebagai Medan Politik
Masjid sebagai ruang publik memiliki konsekuensi, semua orang atau kelompok dari berbagai latar belakang bisa mengaksesnya. Pertarungan kepentingan politik, ideologi pun tak terelakan. Mimbar-mimbar khotbah di masjid pun jadi perebutan untuk menyebar ideologi dan menancapkan pengaruh. Siapa pemenangnya?
Harap-harap Cemas Krisis Deutsche Bank
IMF menyebut Deutsche Bank sebagai institusi finansial yang memiliki risiko sistemik paling luas. Pemerintah Jerman sudah menegaskan tidak akan menalangi Deutsche Bank meski kondisinya buruk. Sejauh mana krisis Deutsche Bank ini berlangsung?
Jakarta Unfair, Mengenang Bukit Duri di Atas Puing-puing
Sebagian warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, memilih mengalah dan pergi setelah penggusuran. Namun, sebagian lagi tetap ingin berjuang. Mereka mengenang perjuangan para korban penggusuran, melalui sepenggal film yang ditayangkan di atas puing-puing penggusuran Bukit Duri.
"Jangan Sampai Terjadi Perang Harga AMDK"
Air minum dalam kemasan (AMDK) sudah menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat perkotaan seperti Jakarta. Kini nyaris sulit dipisahkan dari masyarakat, mengingat kebutuhan air minum layak konsumsi sebagian besar bergantung pada produk ini.
Asal Muasal Air Minum Kemasan di Indonesia
Air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia bermula dari orang asing yang tak bisa mengonsumsi air rebusan. Seorang mantan pegawai Pertamina memiliki ide dan kemudian membuat pabrik AMDK. Kini, hampir semua orang di perkotaan meminumnya.

Pasar Menggiurkan Air Minum Dalam Kemasan
Buruknya kualitas air di Jakarta membuat 9,6 juta warga Jakarta dan sekitarnya mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK). Setiap harinya, diperlukan ketersediaan air hingga 15 miliar liter khusus untuk Jabodetabek. Inilah peluang bisnis yang tidak akan surut di masa depan.
"Pengembalian Uang ke Negara Tidak Menghapus Pidananya"
Hasil pemeriksaan keuangan yang dilakukan BPK terhadap Komnas HAM mengindikasikan adanya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh birokrat di Komnas HAM, juga oleh salah seorang Komisioner. Dugaan penyelewengan terlihat dengan adanya nota fiktif yang nilainya sekitar Rp800 juta.
Masuk tirto.id







