Auliya Umayna Andani

Indeks Tulisan

Hukum
Jumat, 6 Feb

OTT KPK di Depok: 7 Orang Ditangkap dan Uang Ratusan Juta Disita

OTT KPK di Depok ini terkait sengketa lahan antara PT Karabha Digdaya dengan masyarakat di Pengadilan Negeri Depok.
Hukum
Jumat, 6 Feb

KPK Periksa Lagi Eks Menteri BUMN Rini Soemarno soal Kasus PGN

KPK lakukan pemeriksaan kedua terhadap Rini Soemarno sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kerja sama jual beli gas antara PT PGN dan PT IAE.
Hukum
Jumat, 6 Feb

Ketua, Wakil, dan Juru Sita PN Depok Disebut Terjaring OTT KPK

Ketua Pengadilan Tinggi Bandung mengaku ada sejumlah ruangan disegel selain daftar tiga orang yang ditangkap, yakni Ketua, Wakil, dan Juru Sita PN Depok.
Hukum
Jumat, 6 Feb

KPK: Pengondisian Jalur Merah Importasi Ganggu Pasar Domestik

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan praktik ini juga berpotensi menurunkan penerimaan negara.
Hukum
Jumat, 6 Feb

KPK Temukan Safe House Bea Cukai Berisi Uang & Emas Rp40,5 M

Uang suap dikirim rutin setiap bulan ke safe house sebagai 'jatah' bagi para pihak di Bea Cukai yang terlibat.
Hukum
Jumat, 6 Feb

OTT Kasus Impor, KPK Ungkap Jatah Rp7 M ke Tersangka Bea Cukai

KPK terus dalami peran-peran para tersangka maupun pihak lainnya dalam kasus importasi barang ilegal yang libatkan oknum DJBC dan Blueray Cargo.
Hukum
Jumat, 6 Feb

KPK Ungkap Modus Suap & Impor Barang Ilegal PT Blueray Cargo

Pelaku menggunakan jalur merah, yakni jalur yang seharusnya menjalani pemeriksaan bea cukai, tetapi tidak dilakukan karena sistemnya diakali sehingga lolos.
Hukum
Jumat, 6 Feb

Pemilik PT Blueray Kabur saat OTT KPK terkait Pejabat Bea Cukai

KPK mengimbau kepada John untuk menyerahkan diri serta mengajak masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan John.
Hukum
Jumat, 6 Feb

Ahli Sebut Bottom Price Referensi Internal bukan Harga Mutlak

Penjualan minyak di bawah harga tidak serta-merta berarti kerugian dan dapat dilakukan untuk menjaga arus kas. Simak selengkapnya.
Hukum
Kamis, 5 Feb

KPK Sita Rp40,5 Miliar dari OTT Libatkan Pejabat Bea Cukai

KPK menyita uang tunai dalam bentuk rupiah, yen Jepang, dan dolar Singapura, total 5,3 kilogram logam mulia, dan jam tangan berharga ratusan juta.