Auliya Umayna Andani

Indeks Tulisan

Politik
Rabu, 3 Des 2025

2 Napi Kasus Narkotika Dipulangkan ke Belanda Senin Pekan Depan

Siegfried Mets (73) dijatuhi hukuman mati, sementara Ali Tokman (64) dipidana penjara seumur hidup
Hukum
Rabu, 3 Des 2025

Polda Sumbar Identifikasi 161 Korban Bencana, 32 Masih Diproses

Faizal menyebut, 32 dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara Padang sejak 27 November 2025 telah teridentifikasi.
Hukum
Rabu, 3 Des 2025

KPK Buka Opsi Panggil Lagi Ridwan Kamil di Kasus Iklan Bank BJB

Budi mengatakan, penyidik akan kembali memanggil RK maupun saksi lainnya untuk dimintai keterangan jika memang masih diperlukan konfirmasi lebih lanjut.
Flash News
Selasa, 2 Des 2025

KPK Berharap Proses Ekstradisi Paulus Tannos Segera Selesai

Sebelumnya, gugatan praperadilan tersangka kasus korupsi e-KTP, yang punya nama lain Tjhin Thian Po, itu tak diterima Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Hukum
Selasa, 2 Des 2025

KPK Usut Penghasilan Resmi & Tidak saat RK Jabat Gubernur Jabar

KPK mendalami apakah RK memiliki aset yang belum dilaporkan dalam LHKPN-nya saat menjabat sebagai gubernur.
Hukum
Selasa, 2 Des 2025

KPK Cecar Ridwan Kamil terkait Dana Non-budgeter Bank BJB

KPK juga mendalami soal aset-aset yang telah dilaporkan di LHKPN Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai gubernur.
Hukum
Selasa, 2 Des 2025

RK Bantah Beli Mobil Mercy Ilham Habibie Pakai Uang dari BJB

Ridwan Kamil menegaskan mobil Mercy warisan BJ Habibie dan motor Royal Enfield dibeli menggunakan uang pribadi.
Hukum
Selasa, 2 Des 2025

6 Jam Diperiksa, RK Klaim Tidak Tahu Soal Perkara Iklan di BJB

Ridwan mengatakan tidak ada tugas pokok dan fungsi gubernur yang berkaitan dengan aksi korporasi BJB sebagai Badan Usaha Milik Daerah.
Hukum
Selasa, 2 Des 2025

RK Akui Beri Dana ke Lisa Mariana Karena Diperas

RK mengakui memberi dana pribadi kepada Lisa Mariana karena diperas, sementara KPK menelusuri dugaan aliran uang dalam kasus iklan BJB.
Hukum
Selasa, 2 Des 2025

Imigrasi Deportasi WN Swedia Terduga Pelaku Kekerasan Serius

GR diduga terlibat dalam sejumlah percobaan pembunuhan, pelanggaran senjata berat, serta pelibatan anak di bawah umur dalam aktivitas kriminal.