tirto.id - Apakah siswa madrasah di Jakarta akan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Senin, 1 September 2025? Lantas, bagaimana dengan siswa SD, SMP, dan SMA yang ada di bawah payung Dinas Pendidikan? Apakah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung secara daring (online) atau luring?
Terkait hal ini, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta telah resmi mengimbau agar seluruh madrasah (RA, MI, MTs, dan MA) melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring esok hari Senin (1/9). Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (28/8) lalu merilis merilis instruksi agar Kepala Satuan Pendidikan untuk menjamin kelancaran kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing.
Apakah Siswa Madrasah di Jakarta Masuk Senin ini?
Dalam surat imbauan yang dikeluarkan pada Jumat (29/8/2025), Kantor Kanwil Kemenag DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh madrasah dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring pada Senin (1/9).
Mengutip laman Kanwil Kemenag Jakarta, langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap situasi terkini yang dinilai tidak kondusif dan berpotensi mengganggu kelancaran proses belajar mengajar. Keselamatan dan keamanan warga madrasah adalah prioritas, dan di sisi lain proses pendidikan mesti tetap berjalan.
Seluruh kegiatan belajar di seluruh madrasah dalam lingkup Jakarta pada Senin (1/9) akan dilakukan secara daring. Caranya, dengan memanfaatkan berbagai platform digital seperti Google Classroom, Zoom, Microsoft Teams, WhatsApp Group, atau media lain yang sesuai kondisi tiap madrasah. Di samping itu, guru tetap memberikan bimbingan dan pendampingan selama proses belajar daring, sehingga kualitas pembelajaran tidak menurun.
Terkait ketentuan pembelajaran daring ini, Kanwil Kemenag DKI Jakarta juga mengimbau kepada orang tua atau wali murid agar turut serta mendukung pelaksanaan pembelajaran daring, khususnya dalam hal pengawasan dan pendampingan anak selama belajar di rumah.
Apakah SD, SMP, dan SMA di Jakarta Masuk Senin Ini?
Pada Kamis (27/8) lalu, Kepala Disdik DKI Jakarta merilis instruksi tentang Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar di Satuan Pendidikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Dalam Instruksi Nomor 31 Tahun 2025 tersebut, setiap Kepala Satuan Pendidikan diminta menjamin kelancaran pembelajaran di satuan masing-masing agar tertib, aman, dan sesuai kurikulum.
Di samping itu, terdapat instruksi kepada Kepala Satuan Pendidikan untuk memberikan edukasi kepada murid dan orang tau/wali terkait pentingnya menjaga sikap tertib dan menjauhi kegiatan unjuk rasa atau demonstrasi.
Dalam instruksi tersebut juga terdapat panduan untuk Kepala Suku Dinas Pendidikan, Kepala Bidang, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis. Khusus yang terakhir, ada instruksi monitoring kepada Satuan Pendidikan yang berdekatan dengan lokasi unjuk rasa dan demonstrasi.
Sejauh ini, sekolah umum di bawah Disdik pada dasarnya tetap masuk seperti biasa, kecuali jika ada surat edaran mendadak atau instruksi langsung dari Gubernur DKI Jakarta.
Terkait ini, orang tua dan siswa dapat memantau terus akun media sosial resmi Disdik DKI dan sekolah masing-masing untuk mendapatkan informasi terbaru. Alamat instagram Disdik DKI dapat dipantau di tautan berikut.
Kondisi Jakarta dalam sepekan terakhir mengalamigelombang demonstrasi sejak Senin (25/8/2025). Ribuan massa turun ke jalan menuntut berbagai isu politik dan ekonomi.
Pada Sabtu (30/8) dan Minggu (31/8), kerumunan masih terjadi di sejumlah titik. Massa tampak mendatangi rumah tokoh publik, mulai dari Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id




























