tirto.id - Program bayi tabung merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keturunan bagi beberapa pasangan yang kesulitan karena beberapa alasan.
Di samping itu, program bayi tabung (in vitro fertilization) juga harus dipersiapkan oleh pasangan yang menghendaki keturunan dari cara ini. Berikut ini beberapa persiapan sebelum melakukan program bayi tabung.
Dilansir dari laman Mayo Clinic, program bayi tabung adalah serangkaian prosedur kompleks yang digunakan untuk membantu kesuburan atau mencegah masalah genetik dan membantu konsepsi anak.
Program ini merupakan salah satu cara yang paling efetif dalam teknologi untuk membantu mendapatkan keturunan.
Meskipun demikian, keberhasilan dari program bayi tabung secara mendasar bergantung pada faktor seperti usia dan penyebab infertilitas.
Dikutip situs Penn Medicine, berikut beberapa hal yang menyebabkan pasangan memilih program bayi tabung:
- Wanita yang lebih tua dengan masalah kesuburan
- Wanita dengan saluran tuba yang rusak atau tersumbat
- Wanita dengan endometriosis
- Infertilitas pria yang disebabkan oleh jumlah atau penyumbatan sperma yang rendah
Persiapan Sebelum Melakukan Program Bayi Tabung
Sebelum melakukan program bayi tabung, pasangan suami-istri sebaiknya melakukan tahap persiapan.
Dalam hal ini persiapan tidak hanya dilakukan oleh pihak wanita, namun pria juga harus mengikuti tahapan tersebut.
Dilansir dari laman abcivf, berikut ini beberapa persiapan bagi pasangan suami-istri sebelum melakukan program bayi tabung:
1. Mengonsumsi makanan peningkat kesuburan
Tahap persiapan pertama ialah mengonsumsi makanan peningkat kesuburan secara teratur bagi pasangan suami-istri. Kekurangan dan kelebihan berat badan dapat menjadi faktor penghambat keberhasilan bayi tabung.
Beberapa contoh makanan yang cocok untuk meningkatkan kesuburan sepert alpukat, telur, kacang-kacangan, dan makanan tinggi asam lemak serta biji-bijian.
2. Berhenti merokok, minum alkohol, dan mengurangi kafein
Berhenti merokok, minum alkohol, dan mengurangi kafein merupakan persiapan yang tepat sebelum melakukan program bayi tabung.
Nikotin dapat membuat ovarium menua dan telur tahan terhadap pembuahan. Kemudian, mengonsumsi alkohol dapat mengurangi keberhasilan program bayi tabung hingga 50 persen.
Sementara itu, kafein berdampak buruk terhadap siklus program bayi tabung.
3. Mengonsumsi vitamin peningkat kesuburan
Mengonsumsi vitamin peningkat kesuburan menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan program bayi tabung.
Vitamin ini dapat dengan mudah diperoleh dari supermarket maupun apotek. Di samping itu, selama tahap persiapan juga harus mengonsumsi asam folat.
4. Terapi kesuburan alternatif
Terapi kesuburan juga menjadi alternatif yang dapat dilakukan sehingga meningkatkan tingkat keberhasilan program bayi tabung.
5. Berkomitmen untuk teknik relaksasi
Salah satu jenis persiapan terakhir yang sebaiknya dilakukan sebelum melakukan program bayi tabung ialah mengurangi stres, memperbanyak istirahat, dan melakukan beberapa teknik relaksasi seperti meditasi maupun latihan pernapasan.
Tahapan atau Proses Melakukan Bayi Tabung
Dilansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa tahapan atau proses melakukan program bayi tabung:
1. Meningkatkan produksi telur melalui superovulasi
Mulai mengonsumsi obat kesuburan untuk merangsang indung telur. Tahapan ini dapat berlangsung selama 3-12 hari.
2. Keluarnya telur
Tahapan ini berupa adanya penyuntikan hormon kehamilan untuk membantu ovarium melepaskan sel telur.
3. Mengumpulkan sperma pasangan
Tahapan ini berupa melakukan penyedian sel sperma oleh pasangan. Proses ini dapat berlangsung selama sehari.
4. Menyatukan sperma dan sel telur
Sperma dan sel telur akan digabungkan dalam tahap iseminasi.
5. Memindahkan embrio ke dalam rahim
Setelah 3-5 hari sejak terjadinya pembuahan, maka embrio akan dimasukkan ke dalam rahim menggunakan keteter.
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Dhita Koesno