Apa Itu Signal: Mengenal Aplikasi Chat Alternatif WhatsApp

Oleh: Desika Pemita - 11 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Signal didanai oleh hibah dan investor swasta, salah satunya dari pihak yang memiliki minat dalam membuat platform berorientasi privasi.
tirto.id - Warganet mengungkapkan keprihatinan dan kekecewaan dengan kebijakan baru WhatsApp. Disebutkan, pengguna WhatsApp harus mengizinkan datanya untuk dibagikan dengan Facebook, perusahaan induk WhatsApp, termasuk data diri dan lokasi.

Pengguna merasa kebijakan baru tersebut membuat risiko kebocoran data lebih besar. Aplikasi dan layanan ini dinilai tidak cukup aman dalam menyimpan privasi.

Akhirnya, warganet ramai-ramai menyerukan untuk meninggalkan WhatsApp. Mereka menyarankan untuk beralih ke aplikasi Signal.

Mengutip laman Androidauthority, Signal adalah aplikasi perpesanan dan obrolan suara gratis yang berfokus pada privasi. Aplikasi ini bisa digunakan di perangkat iOS dan Android termasuk desktop. Untuk bergabung dengan Signal, pengguna hanya perlu memasukkan nomor ponsel. Kemudian, mendapatkan kode verifikasi.

Toko aplikasi Android Playstore menyebutkan Signal gratis untuk diunduh. Mirip seperti aplikasi perpesanan lain, Signal bisa untuk mengirim pesan teks, gambar, audio, dan video terenkripsi untuk individu dan grup. Bahkan, pengguna Signal bisa melakukan panggilan telepon terenkripsi dengan telepon seluler biasa.

"Jutaan orang menggunakan Signal setiap hari untuk komunikasi gratis dan di mana saja di dunia. Kirim dan terima pesan dengan keakuratan tinggi, berpartisipasi dalam panggilan suara/video HD, dan jelajahi serangkaian fitur baru yang dikembangkan untuk membantu Anda tetap terhubung. Teknologi privasi canggih Signal selalu diaktifkan, sehingga Anda dapat fokus pada berbagi momen yang penting bagi orang-orang yang penting bagi Anda tanpa khawatir," tulis keterangan Signal di situsnya.


Kelebihan Aplikasi Signal

- Komunikasi pada Signal dienkripsi secara end-to-end, yang berarti hanya pengirim dan penerima yang bisa melihat konten pesan.

- Perusahaan Signal tak bisa membaca pesan pengguna karena protokol enkripsi.

- Pengguna dapat mengatur agar pesan menghilang setelah jangka waktu tertentu, serta bisa disesuaikan secara kebutuhan.

- Signal tidak mengumpulkan data penggunanya.

- Satu-satunya informasi yang terkumpul adalah nomor telepon pengguna saat mendaftar.

- Pesan dikirim dengan cepat dan andal, bahkan pada jaringan lambat. Signal dioptimalkan untuk beroperasi di lingkungan yang paling terkendala.

- Punya fitur gambar yang lengkap. Pengguna bisa mengedit gambar untuk membuat sketsa, memotong, dan membalik foto sesuai dengan kebutuhan.

Tentang Signal

Signal adalah organisasi nirlaba 501(c)(3) yang sepenuhnya independen. Sebagian alasan tidak mengumpulkan data karena karena Signal adalah organisasi nirlaba, bukan perusahaan nirlaba. Tidak ada iklan, jadi tidak kewajiban untuk melacak pengguna.

Signal didanai oleh hibah dan investor swasta, salah satunya dari pihak yang memiliki minat dalam membuat platform berorientasi privasi. Salah satunya, pendiri WhatsApp, Brian Acton, pada 2018 menyumbangkan 50 juta dolar AS untuk membuat Signal Foundation, yang sekarang menjalankan Signal.

Brian Acton ikut serta dengan misi untuk membuat layanan perpesanan yang benar-benar pribadi setelah Facebook mengakuisisi WhatsApp.



Cara Menggunakan Aplikasi Signal

1. Download aplikasi Signal sesuai sistem operasi perangkat yang digunakan.

2. Untuk bergabung dengan Signal, pengguna hanya perlu memasukkan nomor ponsel.

3. Kemudian, pengguna mendapatkan kode verifikasi. Disarankan untuk tidak membagikan kode ini kepada siapapun.

4. Masukkan kode verifikasi untuk bisa menggunakan Signal.

5. Selesai.

Aplikasi Signal tersedia untuk beragam perangkat lintas sistem operasi, seperti Android, iPhone dan iPad, Windows, Mac, termasuk Linux.


Baca juga artikel terkait WHATSAPP atau tulisan menarik lainnya Desika Pemita
(tirto.id - Teknologi)

Kontributor: Desika Pemita
Penulis: Desika Pemita
Editor: Ibnu Azis
DarkLight