Menuju konten utama

Anies Rajin Keluar Negeri, DPRD: Jakarta Autopilot di Era Ini

Komisi A DPRD DKI mengkritik kebijakan Anies Baswedan yang rajin pergi keluar negeri, namun tak membawa perubahan bagi DKI Jakarta.

Anies Rajin Keluar Negeri, DPRD: Jakarta Autopilot di Era Ini
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Wakil Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta, Willian Yani, mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melawat ke luar negeri, namun tak berdampak positif bagi daerah yang dipimpinnya.

Saat ini Anies tengah melawat ke Amerika Serikat sejak 10 Juli hingga 18 Juli 2019. Sebelumnya, ia berada di Kolombia World Cities Summit.

William menilai, Anies seperti tidak mengurusi Jakarta layaknya seorang Gubernur.

"Menurut saya sih Anies enggak ngurusin sama sekali Jakarta, jadi kayak autopilot. Jakarta itu bergerak autopilot enggak ada dia [Anies] pun ya berjalan begini-begini aja. Iya gini-gini aja. Enggak ada nilai tambah kok," kata William saat dihubungi, Jumat (12/7/2019) sore.

"Iya tidak mengurusi. Jadi apa yang terjadi sekarang saya sebut Pemprov DKI itu autopilot. Otomatis aja berjalan. Kan saya tanya misalnya begini, program apa Pak Anies yang sudah dijalankan? Enggak ada tuh," lanjut dia.

Ia menilai Anies terlalu sering ke luar negeri dengan berbagai agenda, namun minim hasil yang diperoleh untuk warga Jakarta.

"Jadi menurutku keseringan dia ke luar negeri dan saya enggak tau apa yang dia lakukan gitu. Hasilnya apa? Memang enggak ada kewajiban buat melaporkan [ke DPRD] apa saja yang dilakukan. Tapi kan Wagub lagi enggak ada. Yang kedua, itu keseringan, lalu kerja sama apa yang dilakukan?" kata dia.

William membandingkan kepemimpinan Anies dengan saat Basuki Tjahja Purnama atau Djarot Syaiful masih menjabat.

"Kan beda dengan Ahok atau Djarot ke Belanda untuk meninjau, misalnya bagaimana cara mengatasi banjir, bagaimana mengatasi rob. Ada targetnya. Jadi menurut saya Gubernur DKI ini memang sama sekali tidak berniat mengurusi Jakarta," kata dia.

Oleh karena itu, ia mengkritik kebijakan Anies kerap ke luar negeri namun tak membawa hasil apa-apa.

"Enggak ada [hasilnya]. Kalau aturan memang dia enggak melanggar, tapi secara etika ya jangan sering-sering [ke luar negeri]. Kalau kesalahan ya enggak ada, tetapi tidak menguntungkan bagi warga DKI karena gubernur enggak ngurusin," kata dia.

"Sekarang pertanyaan saya dia berapa lama menjabat? Dua tahun. Sekarang program yang dia kampanyekan apa yang sudah berjalan? Tidak ada. Dia malah jalankan mudik bersama. Ada enggak waktu di kampanye dia bilang mau jalankan mudik bersama? Enggak ada. Itu kan program dadakan, program unggulan enggak ada sama sekali," lanjut dia.

Baca juga artikel terkait PEMPROV DKI atau tulisan lainnya dari Haris Prabowo

tirto.id - Politik
Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Zakki Amali