Menuju konten utama

Amanat Pembina Upacara Hari Senin untuk SD dengan Tema Hari Guru

Amanat pembina upacara rutin hari Senin di SD (sekolah dasar) kali ini akan membahas tentang pendidikan terkait Hari Guru Nasional. Berikut teks contohnya.

Amanat Pembina Upacara Hari Senin untuk SD dengan Tema Hari Guru
Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menjadi Pembina Upacara di SMK 1 Sidikalang, Singgung Soal Peningkatan Skill Siswa (ANTARA/HO)

tirto.id - Amanat dari pembina upacara rutin hari Senin di SD (sekolah dasar) kali ini akan membahas tentang pendidikan terkait Hari Guru Nasional.

Hari Guru Nasional merupakan agenda rutin nasional masyarakat Indonesia yang diperingati setiap 25 November. Peringatan tersebut dilatarbelakangi oleh pembentukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 1912 silam.

Masih berkaitan dengan dunia pendidikan, seorang pembina upacara bisa memberikan sejumlah narasi terhadap pentingnya peringatan Hari Guru.

Misalnya dengan menyuguhkan sejarah pembentukan PGRI, cara menghormati guru, atau peran-peran guru yang bisa diteladani. Selain itu, upacara juga bisa dilengkapi dengan pembacaan doa yang spesifik untuk mereka.

Berikut adalah contoh amanat pembina upacara hari senin SD mengenai Hari Guru

Contoh Amanat Pembina Upacara Hari Senin SD Soal Hari Guru

Berikut ini contoh amanat pembina upacara hari senin untuk anak-anak SD yang membahas tentang Hari Guru.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi Bapak/Ibu rekan guru sekalian yang saya hormati,

Selamat pagi juga untuk para staf sekolah yang saya banggakan,

Selamat pagi pula untuk semua murid kebanggaan yang saya cintai.

Sebagai permulaan yang positif, mari bersama-sama kita ucapkan syukur alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Bersama dengan rahmat, karunia, serta hidayahnya, kini kita bisa berkumpul di sini. Melaksanakan kembali upacara hari senin rutin, di SD (nama sekolah). Semoga yang tak hadir karena sakit, disembuhkan dan diangkat penyakitnya. Amin ya rabbal alamin.

Wahai murid-muridku yang saya banggakan.

Belakangan ini seluruh masyarakat Indonesia sudah menjalankan upacara bendera pada tanggal 25 November. Pelaksanaan upacara tersebut dijalankan demi mengingatkan kita akan sejarah guru di Indonesia, serta kiprah mereka dalam menjadi pencerdas bangsa. Pada 1912 silam, terbentuk organisasi bernama Persatuan Guru Indonesia. Kini dikenal singkatannya oleh masyarakat umum sebagai PGRI.

Wahai murid-muridku dan para rekan guru.

Peringatan Hari Guru ini sekiranya harus kita rayakan dengan gembira. Selain itu, rayakan juga dengan semangat belajar memperoleh pengetahuan baru. Agar tidak buntu di masa modern yang datang kelak. Segala pengetahuan yang kalian pelajari di sini, di lingkungan keluarga kalian, dan di lingkungan pertemanan kalian, semuanya akan berguna jika kita bisa memanfaatkannya.

Wahai murid-muridku yang tersayang.

Jikalau kalian ingin menjadi sukses, jangan pernah lupakan orang-orang yang telah membimbing kalian. Berkat perjuangan serta keringat mereka, kalian dapat berkembang sekarang. Baik itu secara pengetahuan maupun tindakan. Hormatilah mereka dan jadikanlah mereka cerminan kehidupanmu. Ambil sisi positifnya dan tinggalkan apa yang tak seharusnya ada. Jangan lupa juga patuhi tata tertib yang ada di sekelilingmu.

Murid-murid sekalian yang saya hormati.

Besar harapan kami terhadap masa depan kalian yang cerah. Kami pastinya akan merasa bangga jika mempunyai murid kompeten dan mampu bersaing di era modernisasi. Melangkahlah maju ke depan dan lewati semua halang rintang. Saya yakin kalian semua mampu memperoleh kehidupan yang lebih baik. Sebagai penutup, marilah kita ucapkan lagi alhamdulillah atas segala syukur dan nikmat-Nya.

Alhamdulillah

Sekian yang dapat saya sampaikan lewat upacara hari ini. Jikalau kurang dan lebih, mohon dimaafkan.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga artikel terkait AMANAT PEMBINA UPACARA atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Yulaika Ramadhani