Menuju konten utama

Alasan Golkar Dukung Hadi Tjahjanto sebagai Calon Panglima TNI

Idrus Marham berharap, TNI di bawah kepemimpinan Hadi Tjahjanto harus mengembangkan politik kebangsaan dan tidak berpolitik praktis.

Alasan Golkar Dukung Hadi Tjahjanto sebagai Calon Panglima TNI
Plt Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham. Tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - DPP Partai Golkar mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengusulkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Haji Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI. Golkar berharap Hadi dapat menjaga profesionalitas institusi TNI tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (5/12/2017). “Golkar mendukung sepenuhnya keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Marsekal Hadi Tjahjanto karena menentukannya dengan pertimbangan yang mendasar,” kata Idrus.

Idrus meyakini, Marsekal Hadi mampu memimpin TNI sebagai tentara rakyat dan memimpin TNI secara profesional sesuai ciri dan karakteristik institusi tersebut. Menurut dia, TNI di bawah kepemimpinan Hadi harus mengembangkan politik kebangsaan dan tidak berpolitik praktis.

“Kami ingin Pak Hadi memimpin TNI secara profesional, sesuai ciri dan karakter yang ada. Kami ingin beliau pada jalan yang lurus dan tidak berpolitik namun mengawal politik kebangsaan,” kata Idrus.

Idrus mengatakan anggota Golkar di Komisi I DPR mengenal sosok Hadi sebagai pribadi yang sederhana dan memiliki komunikasi yang produktif. Dengan modal tersebut, kata dia, Golkar meyakini Hadi mampu memimpin TNI sebagai sebuah lembaga yang dikelola secara profesional dan merespons dinamika kehidupan kebangsaan.

“Kami harapkan Pimpinan DPR dapat memproses dan segera dijadwalkan uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR. Karena perlu kepastian kedepan apalagi akan menghadapi Natal dan Tahun Baru,” kata dia.

Menurut Idrus, diperlukan kepastian kepemimpinan di tubuh TNI karena negara membutuhkan stabilitas sebagai dasar dan jaminan masyarakat untuk hidup damai dan harmonis.

Pada Senin (4/12/2017) kemarin, DPR RI telah menerima surat dari Presiden Joko Widodo tentang pemberhentian dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo dan pengangkatan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

“Tadi pagi saya menerima Menteri Sekretaris Negara Prof Pratikno, menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Jenderal Gatot Nurmantyo dan pengangkatan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru,” kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin kemarin.

Fadli mengatakan setelah Pimpinan menerima surat tersebut, langsung diserahkan kepada Kesekjenan DPR untuk di proses dan dijadwalkan hari ini akan digelar Rapat Pimpinan DPR lalu dilanjutkan dengan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

Dia menjelaskan dalam surat Presiden tersebut juga disampaikan keinginan agar proses pergantian Panglima TNI tidak dalam waktu yang lama.

Baca juga artikel terkait PANGLIMA TNI

tirto.id - Politik
Sumber: antara
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Abdul Aziz