Menuju konten utama

Ahmad Dhani Ingin Bertemu Prabowo Setelah Bebas

Ahmad Dhani bakal bertemu dengan ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada awal Januari 2020. 

Ahmad Dhani Ingin Bertemu Prabowo Setelah Bebas
Ahmad Dhani, Mulan Jameela, Fadli Zon, Neno Warisman, dan Ustad Haikal berkumpul untuk merayakan kebebasan musisi Ahmad Dhani dari Rutan Cipinang. tirto.id/Riyan Setiawan

tirto.id - Usai bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, musikus Ahmad Dhani bakal bertemu dengan ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada awal Januari 2020. Namun, ia belum mengetahui apa saja yang bakal dibahas dalam pertemuan tersebut.

Dhani mengatakan hal tersebut saat menggelar jumpa pers bersama Lieus Sungkharisma, Fadli Zon, Ustad Haikal Hasan, dan Neno Warisman.

"Saya enggak tahu [apa saja yang akan dibahas]. Itu Pak Lieus yang memprakarsai. Ya mungkin laporan ya," kata Dhani di Studio Musik Ahmad Dhani di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).

Pada kesempatan yang sama, Lieus mengatakan alasannya Dhani dan lainnya ingin bertemu karena mereka masih menganggap sebagai pendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Mereka pun merasa berutang budi kepada Prabowo yang telah membebaskannya karena posisinya saat ini sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

"Begitu keluar, kami mesti laporan, etikanya lapor. Apalagi kami kan bisa keluar karena pak prabowo Menhan. paling nggak lebih gagah," ucap Lieus.

Meskipun Prabowo telah sibuk menjadi menteri, mereka bakal terus mengejar Prabowo agar bisa bertemu.

"Kami uber di mana Pak Prabowo ada. Tahun baru Fengshui baru," pungkasnya.

Ahmad Dhani Prasetyo rampung jalani hukuman dalam perkara ujaran kebencian. Hari ini, 30 Desember 2019, dia bebas dari Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Keluar dari pintu gerbang rutan, ia disambut oleh massa gabungan dari Laskar Pembela Islam, Brigade 212 maupun Baladewa. Mulan Jameela, istri Dhani, beserta anak-anaknya turut serta sambut kebebasan pentolan grup musik Dewa 19 itu.

Barikade giring Dhani ke Unimog kelir putih, truk multi guna, yang dijadikan mobil komando sekaligus kendaraan konvoi menuju kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di bagian samping truk itu dipasang spanduk bertuliskan 'Bebasnya Sang Pengujar Kebenaran.'

Dhani yang mengenakan peci hitam enggan menanggapi kebebasannya, namun ia kerap mengacungkan salam dua jari dari atas truk. Ada massa yang sempat menirukan salam itu, disusul dengan takbir. Jari jempol dan telunjuk dalam salam khas itu kerap mengartikan nomor 2, nomor urut Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019.

Duet itu kalah dalam pertarungan jadi Presiden dan wakil Wakil Presiden terpilih. Salam itu lekat dengan Dhani dan para pendukung duo Prabowo-Sandiaga. Kini Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan periode 2019-2024 dalam pemerintahan kedua Joko Widodo, tapi salam dua jari itu tak luput dari Dhani.

Dhani pun memberikan apresiasi kepada Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, Emak-emak Militan, dan kelompok lainnya karena telah mendukungnya selama ini. Tak ketinggalan, ia juga mengucapkan terima kasih kepada capres nomor urut dua pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto.

"Terimakasih our chairman Prabowo Subianto," tuturnya.

Ia pun akan tetap dalam dunia politik dan tetap setia akan mendukung Prabowo pada perhelatan Pilpres berikutnya.

"Langkah ke depan saya adalah, saya tetap dalam dunia politik mendukung bapak Prabowo menjadi presiden di masa depan," kata Dhani.

Baca juga artikel terkait KASUS AHMAD DHANI atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Politik
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Bayu Septianto