Menuju konten utama

Achmad Yurianto: Virus Corona Mudah Mati Jika Terkena Deterjen

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan wabah COVID-19, Achmad Yurianto, menyebut virus corona mudah mati jika terkena deterjen.

Achmad Yurianto: Virus Corona Mudah Mati Jika Terkena Deterjen
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.

tirto.id - Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk tak panik dan ramai-ramai melakukan pengecekan corona via swab (cek usapan lendir) ke rumah sakit.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga kondisi tubuh tetap bugar agar imunitas tubuh bisa melawan virus corona yang mudah menular.

"Saya tegaskan sekali lagi, betul itu harus dilakukan (pemeriksaan), tetapi tidak kemudian dengan cara yang terburu-buru sehingga kemudian ramai-ramai datang ke RS sampai RS-nya sendiri bingung. Gitu ya, padahal kondisinya tidak ada keluhan," kata Yuri di RSPI Soelianti Saroso, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Ia juga meminta masyarakat menerapkan self-isolation sebelum melakukan pengecekan Corona.

Jika seseorang masuk ke dalam kategori orang dalam pengawasan (ODP) atau orang yang pernah kontak dan memiliki gejala COVID-19, kata dia, maka disarankan pula menggunakan masker untuk meminimalisir penularan ke orang lain.

Selain itu, ODP juga perlu menggunakan alat makan minum sendiri, tetapi bukan alat makan sekali pakai. Sebab, kata Yuri, virus bisa mati akibat deterjen.

"Tapi yakinkan setelah diguanakan langsung dicuci dengan sabun. Karena kita tahu bahwa virus ini bungkusnya sangat rapuh jika terkena deterjen. Dia akan gampang pecah dan kalau itu pecah maka virusnya mati," kata Yuri.

Selain itu, masyarakat tidak perlu terburu-buru dengan meminta pemeriksaan SWAB. Sebab, dokter lah yang menentukan apakah pasien perlu tes swab. Selain itu perlu ada pemeriksaan lanjutan seperti pemrriksan serum hingga rontgen.

"Jadi bukan kemudian swab sebagai satu-satunya cara dan nanti dokter akan tanyakan selama ini kontak dengan siapa saja. Ini bagian dari tracing yang sudah direncanakan," kata Yuri.

Baca juga artikel terkait WABAH CORONA atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Hendra Friana