Menuju konten utama

9 Daerah di Kaltim Berpotensi Hujan Lebat, BMKG: Waspada Banjir

BMKG mengimbau masyarakat Kalimantan Timur untuk mewaspadai banjir, sungai meluap, pohon tumbang, jalan licin, dan tanah longsor.

9 Daerah di Kaltim Berpotensi Hujan Lebat, BMKG: Waspada Banjir
Petugas BPBD mengevakuasi warga dari daerah yang terdampak banjir di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (25/8/2022). (ANTARA/HO BPBD PPU)

tirto.id - Sembilan daerah (kabupaten/kota) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat pada Jumat (27/1/20230)-Sabtu (28/1/2023).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau semua pihak untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.

"Dampak dari peristiwa ini antara lain bisa berupa banjir, sungai meluap, pohon tumbang, jalan licin, dan tanah longsor," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan, Erika Mardiyanti dikutip dari Antara, Jumat.

Informasi prakiraan cuaca ini telah disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masing-masing-masing. Pemerintah daerah diimbau melakukan mitigasi untuk meminimalisasi dampaknya ke masyarakat.

Sedangkan sembilan kabupaten/kota yang berpotensi mengalami peristiwa tersebut adalah Kabupaten Berau, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Kota Bontang, Samarinda, dan Kota Balikpapan.

Pada Jumat pagi menjelang siang hujan lebat berpotensi terjadi di Berau yang meliputi Kecamatan Tanjung Redeb, Pulau Derawan, dan Kecamatan Tabalar. Kemudian siang hingga sore berpotensi terjadi di Kecamatan Tanjung Redeb dan sebagian Kabupaten PPU, terutama Kecamatan Babulu.

Pada malam hingga dini hari di Kabupaten Kutai Kartanegara yang meliputi Kecamatan Muara Muntai, Sandaran, Long Iram, Muara Jawa, Tenggarong, dan Sebulu. Kemudian Kabupaten Kutai Timur meliputi Kecamatan Kongbeng, Muara Wahau, Muara Ancalong, Karangan, Sangatta, Baru Ampar, dan Kecamatan Bengalon.

Berikutnya Kabupaten Kutai Barat yang meliputi Kecamatan Muara Pahu, Bentian Besar, Damai, Kabupaten Mahakam Ulu meliputi Kecamatan Long Apari, Long Bagun, Laham; sebagian besar Kota Samarinda dan Balikpapan; serta di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau.

Prakiraan hujan lebat pada Sabtu 28 Januari, lanjut Erika, pagi hingga menjelang siang di Berau yang meliputi Kecamatan Pulau Derawan dan Tabalar. Siang hingga sore di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur.

Pada malam hingga dini hari di Tanjung Redeb, Pulau Derawan, Kabupaten Kutai Kartanegara meliputi Muara Muntai, Muara Jawa, dan Kecamatan Tenggarong. Kemudian Kota Bontang dan Kota Samarinda serta Kecamatan Babulu di Kabupaten PPU.

"Kabupaten Kutai Barat meliputi Kecamatan Long Iram, Sendawar, Muara Pahu, Tabang, Bentian Besar, Damai, di Kutai Barat meliputi Kecamatan Melak, Kongbeng, di Kutai Timur meliputi Kecamatan Muara Wahau dan Muara Ancalong, di Mahakam Ulu meliputi Kecamatan Long Apari, Long Bagun, dan Laham," papar Erika.

Baca juga artikel terkait BANJIR KALIMANTAN

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan