Wabah Corona di Indonesia: Perayaan Waisak 2564 BE/2020 Ditiadakan

Oleh: Yantina Debora - 26 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Detik-detik Waisak dan perayaan Waisak 2564 B.E Tahun 2020 ditiadakan akibat wabah Covid-19.
tirto.id - Sangha Theravada Indonesia mengeluarkan imbauan bahwa perayaan Waisak 2564 BE/2020 di Vihara-Virahara binaan Sangha Theravada Indonesia ditiadakan terkait wabah corona Covid-19.

"Detik-detik Waisak dan perayaan Waisak 2564 B.E Tahun 2020 ditiadakan," kata Sangha Theravada Indonesia.

Peniadaan detik-detik waisak itu untuk mematuhi imbauan pemerintah melalui Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dikeluarkan pada 19 2020.

"Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri," isi Maklumat tersebut.

Oleh sebab itu Sangha Theravada Indonesia mengimbau agar tidak melakukan pujabakti dan meditasi detik-detik Waisak bersama di Vihara atau tempat berkumpul lainnya.

Selanjutnya, melakukan pujabakti dan meditasi detik-detik Waisak di rumah masing-masing. Membaca dan merenungkan leaflet pesan Waisak tahun 2020 yang dikeluarkan Sangha Theravada Indonesia.

Memanfaatkan media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram dan media sosial lainnya yang livestreaming berhubungan dengan Waisak 2564 B.E Tahun 2020.

Sangha Agung Indonesia juga mengeluarkan imbauan bahwa pelaksanaan Tri Suci Waisak 2564 BE/2020 ditiadakan.

"Sangha Agung Indonesia mengimbau kepada Keluarga Buddhayanan Indonesia atau KBI agar kegiatan peringatan puja bakti detik-detik Waisak 2564 BE/2020 pada Kamis 07 Mei 2020 (17.44 WIB) yang biasanya dilakukan secara bersama-sama di candi dan di wihara binaan Sangha Agung Indonesia ditiadakan," isi surat imbauan Sangha Agung Indonesia.

Selain itu peringatan Waisak KBI se-Indonesia akan dilaksanan di rumah masing-masing dalam jaringan online streaming melalui saluran Youtube Buddhayana TV yang akan dipimpin oleh Pimpinan Sangha Agung Indonesia.

Sementara peringatan puja bakti detik-detik Waisak di wihara hanya dilakukan oleh Sangha atau Pandita atau Pengurus yang tinggal di wihara.

"Semoga dengan kekuatan Triratna wabah pandemi Covid-19 segera berakhir," tulis Sangha Agung Indonesia.

Data Kamis (26/3/2020) sore, jumlah pasien positif virus Corona atau COVID-19 di Indonesia bertambah 103 kasus sehingga total menjadi 893 kasus.

Pasien yang meninggal dunia juga meningkat drastis sebanyak 20 sehingga menjadi 78 orang. Sementara pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah empat sehingga menjadi 35 orang.

“Ini hendaknya menjadi atensi kita sekalian dalam konteks untuk mewaspadai ini [virus Corona]," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melalui siaran langsung di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini menjadi penyumbang kasus positif Corona atau Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Hasil pantauan Pemprov DKI Jakarta per 26 Maret Pukul 08:00 WIB, Jumlah kasus positif Corona di Ibu Kota mencapai 472 pasien. Dari jumlah tersebut, 27 pasien sembuh dan 43 meninggal dunia.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Yantina Debora
Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight