Vivo Rilis Ponsel Gaming iQOO dengan RAM 12GB dan Chip SDM 855

Oleh: Ditya Pandu Akhmadi - 4 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Spesifikasi Vivo iQOO setara flagship dengan chip Snapdragron 855 dan RAM hingga 12GB.
tirto.id - Vivo akhirnya memperkenalkan ponsel gaming pertamanya di bawah sub-brand iQOO pada akhir pekan lalu. Karena Vivo iQOO menyasar segmentasi pasar gamer, maka spesifikasinya pun tak main-main.

Pada segi performa misalnya, ponsel ini bertenaga chipset flagship Snapdragron 855 berkonsep octa-cure dual cluster, yakni single-core 2,8GHz, triple-core 2,4GHz, dan quad-core 1,8GHz.

Dapur pacu itu dibekali opsi RAM 6GB, 8GB, atau 12GB untuk mendongkrak kinerjanya. Kemampuan grafisnya juga tak perlu diragukan berkat kartu grafis mumpuni dari Adreno 640.

Vivo iQOO juga dibekali penyimpanan internal sangat lapang, yakni 128GB atau 256GB, namun tanpa kehadiran slot microSD.

Tak hanya sekadar kencang di sektor performa, display Vivo iQOO juga cemerlang. Ponsel ini menggunakan panel Super AMOLED dalam diagonal 6,41 inci FHD+. Saat diperkenalkan, Vivo iQOO sudah menjalankan OS Android 9.0 Pie dengan antarmuka FunTouch OS 9 kaya fitur.

Kendati berstatus sebagai ponsel gaming, sektor fotografi Vivo iQOO tak dapat dipandang sebelah mata lantaran tertanam tiga buah kamera belakang.

Kamera utama berkekuatan 12MP dengan sensor Sony IMX263 bukaan lensa f/1.8 yang didukung fitur Dual Pixel PDAF dan LED flash. Kamera kedua beresolusi 13MP dengan lensa ultra-wide bukaan f/2.2 yang menawarkan field of view (FoV) 120 derajat.

Adapun kamera terakhir yang berkekuatan 2MP berfungsi sebagai depth sensor untuk menghasilkan foto dengan efek bokeh. Sementara untuk kamera depan, ponsel ini mengandalkan resolusi 12MP yang didukung software AI.

Vivo iQOO juga mengusung fitur keamanan komplet mulai face unlock hingga pemindai sidik jari di layar atau in-display fingerprint scanner. Ponsel ini juga dapat diajak bermaian game seharian lantaran tertanam baterai 4.000mAh didukung fitur fast charging berdaya 44W.

Vivo menklaim, ponsel gaming-nya dapat terisi daya 100% dalam 45 menit atau 50% dalam 15 menit.

Mengutip GSM Arena, Senin (4/3/2019), Vivo iQOO tersedia dalam dua varian warna, yakni Electric Blue atau Lava Orange. Di Cina, ponsel gaming ini dijual 2.998 yuan atau sekitar Rp6,3 juta untuk varian terendah, 6GB + 12GB.

Berikutnya, varian 8GB + 128GB dijual 3.298 yuan atau sekitar Rp 6,9 juta, varian 8GB + 256GB dijual 3.598 yuan atau sekitar Rp7,5 juta, dan varian tertinggi, 12GB + 256GB dijual 4.298 yuan atau sekitar Rp9 juta (kurs Rp2.108).

Adapun iQOO merupakan sub-brand Vivo yang menyasar segmen premium dan diperkenalkan pada pertengahan Februari lalu.

Menurut General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia Edy Kusuma, pabrikan ponsel membuat sub-brand untuk membedakan segmentasi produk dan pasar mereka.

Langkah ini juga dilakukan oleh pabrikan lain, seperti Huawei (Honor), Xiaomi (Redmi), atau Oppo (Realme).

"Sub-brand sebagai strategi mereka untuk meningkatkan nilai mereka di mata konsumen, sekaligus untuk menyediakan perangkat yang menunjang gaya hidup," katanya pada 27 Februari 2019, seperti dilangsir dari Antara.


Baca juga artikel terkait VIVO atau tulisan menarik lainnya Ditya Pandu Akhmadi
(tirto.id - Teknologi)

Kontributor: Ditya Pandu Akhmadi
Penulis: Ditya Pandu Akhmadi
Editor: Ibnu Azis
DarkLight