Trending Hepatitis di Twitter Kronologi Kasus, Pencegahan Hepatitis

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari - 3 Mei 2022 19:05 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Kronologi temuan kasus hepatitis misterius atau hepatitis akut, bagaimana pencegahan hepatitis akut, gejala hepatitis pada anak.
tirto.id - Kata hepatitis ramai menjadi perbincangan warganet. Bahkan pada Selasa (3/5/2022) hingga pukul 19.00 kata hepatitis menjadi trending di Twitter dengan 71,9 ribu tweet yang mengandung kata hepatitis.

Ramainya perbincangan terkait penyakit hepatitis di media sosial menyusul adanya 3 pasien anak yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta meninggal dunia dengan dugaan hepatitis akut dan belum diketahui penyebab kematiannya.

Ketiganya meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di RSCM Jakarta dalam kurun waktu dua minggu terakhir hingga 30 April 2022. Ketiga pasien anak tersebut merupakan rujukan dari Jakarta Barat dan Jakarta Timur, seperti dilansir dari akun Twitter resmi Kemenkes RI.

Sebelumnya Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika dan Asia, dan belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022.

Jumlah laporan kasus hepatitis akut terus bertambah hingga total 170 kasus dilaporkan lebih dari 12 negara di Eropa, Amerika dan Asia. Sekitar 17 anak atau 10% di antaranya memerlukan transplantasi hati. Penyakit hepatitis akut ini dilaporkan menyerang anak direntang usia 1 bulan hingga 16 tahun.

Penyakit hepatitis adalah peradangan hati, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk kanker dan gagal hati, dan bisa berakibat fatal.

Hati sangat penting karena menghilangkan racun dari darah, terlibat dalam metabolisme dan mengatur pembekuan darah, di antara fungsi lainnya.

Penyakit hepatitis misterius atau hepatitis akut hingga saat ini juga masih belum diketahui penyebabnya dengan pasti. Namun, penyakit hepatitis misterius atau hepatitis akut itu memiliki gejala:

1. perubahan warna urin (gelap) dan atau feses (pucat)

2. kuning

3. gatal

4. nyeri sendi atau pegal-pegal

5. demam tinggi (meski pada beberapa kasus tidak dijumpai adanya demam)

6. mual, muntah atau nyeri perut

7. lesu, dan atau hilang nafsu makan

8. diare

9. kejang

10. penurunan kesadaran

Hepatitis akut ditandai dengan serum aspartate transaminase (AST) atau serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) atau alanine transaminase (ALT) atau serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) lebih dari 500 unit per liter (U/L).

Sementara dari pemeriksaan laboratorium tidak ditemukan virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Namun pada beberapa kasus ditemukan SARS-CoV-2 dan atau adenovirus. Oleh karena itu, pemeriksaan pathogen atau biologis maupun kimiawi perlu dilakukan lebih lanjut.

Infografik SC Gejala Hepatitis Misterius
Infografik SC Gejala Hepatitis Misterius. tirto.id/Fuad


Kronologi temuan kasus hepatitis akut berdasarkan WHO dan Kemenkes



5 April 2022: Ada 10 kasus hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak-anak di Inggris Raya. Seluruh kasus dirawat di rumah sakit (RS) dan tidak ditemukan virus hepatitis A-E dalam pemeriksaan laboratorium.

8 April 2022: Penyelidikan dilakukan lebih lanjut, hasil ditemukan bahwa terdapat 74 kasus di Inggris Raya. 6 anak telah menjalani transplantasi hati.

11 April 2022: Hingga 11 April 2022, tidak ada laporan kematian.

21 April 2022: Kasus terbaru hepatitis akut menurut WHO per 21 April 2022 antara lain ada 114 di Inggris Raya, Spanyol 13, Israel 12, Amerika Serikat (AS) 9, Denmark 6, Irlandia kurang dari 5, Belanda 4, Italia 4, Norwegia 2, Prancis 2, Romania 1, dan Belgium 1.

April 2022: Kasus yang sama juga muncul di Jepang dan Kanada.

Mei 2022: Ada 2 kasus di Singapura dan 3 kasus di Indonesia.

Pencegahan hepatitis misterius atau hepatitis akut



Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) beberapa pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari terinfeksi penyakit hepatitis misterius atau hepatitis akut adalah,

1. mencuci tangan

2. minum air bersih yang matang

3. makan makanan yang bersih dan matang sempurna

4. membuang tinja dan atau popok sekali pakai pada tempatnya

5. menggunakan alat makan sendiri-sendiri

6. memakai masker dan menjaga jarak

Baca juga artikel terkait GEJALA HEPATITIS AKUT atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight