Menuju konten utama

Total 18 Kantong Jenazah Dikirimkan ke RS Polri Hingga Malam Ini

Hingga pukul 19.54 WIB, Tim Basarnas berhasil mengumpulkan sebanyak delapan belas kantong jenazah jatuhnya Lion Air, dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Total 18 Kantong Jenazah Dikirimkan ke RS Polri Hingga Malam Ini
Petugas Basarnas melakukan persiapan sebelum mencari korban pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/aww.

tirto.id - Tercatat pada pukul 19.54 WIB Senin (29/10/2018), ada sebanyak delapan belas kantong jenazah sampai di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018).

Pada pukul 19.20 WIB kantong jenazah bertambah lima buah dan pukul 19.54 WIB ada tambahan 4 buah kantong.

Seluruh kantong tersebut belum teridentifikasi isinya. Sebagian ada yang tertekuk setengah. Belum diketahui jenazah korban pesawat JT-610 mana yang ada di dalamnya.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edi Purnomo memastikan, tujuh kantong jenazah dari kejadian kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 sudah sampai di RS Polri, Jakarta Timur. Meski demikian, proses identifikasi isi kantong tersebut baru akan dilakukan besok, Selasa (30/10/2018).

"Hari ini, sudah datang 7 kantong jenazah dari kasus kecelakaan jatuhnya pesawat lion air JT 610, dan jenazah saat ini langsung dimasukkan ke dalam freezer pemeriksaannya baru besok, itu pertama," kata Edi, Senin (29/10/2018).

Edi juga tidak mau memastikan isi dari 7 kantong jenazah tersebut. Belum diketahui apakah isinya tubuh korban secara utuh atau ada barang tercampur dan potongan tubuh korban

"Pemeriksaan tidak boleh segera, pertama. Kedua, adalah pemeriksaan itu harus lebih teliti, jadi jangan tergesa gesa kita periksa tidak teliti," ucapnya.

Baca juga artikel terkait LION AIR JATUH atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Yandri Daniel Damaledo