Tingkatkan Minat Baca Anak dengan Mengenalkan Ebook

Infografik eBook & Minat Baca
Ilustrasi ebook. Getty Images/iStockPhoto
Oleh: Aditya Widya Putri - 1 November 2017
Dibaca Normal 1 menit
Ponsel pintar atau tablet bukan sekadar medium untuk menonton Youtube dan bermain game.
tirto.id - Sejak umur 11 bulan, Merry Inggraiany sudah biasa mengajak buah hatinya membaca buku. Sejak dini, ia ingin Baby Moon, sapaan hangat dari si kecil Moonella Shunshine Jo, terasah kosakatanya. Terbukti, di umur tiga tahun, keceriwisan Moonella mampu mengambil hati 883 ribu orang untuk menjadi pengikutnya di akun Instagram @babymoonella.

Merry sadar, membaca buku bersama anak dapat mempererat hubungan emosional antara orangtua dengan anak. Ia bercerita kepada Tirto, mulanya Moonella sempat bingung saat dibacakan cerita pertama kali. Namun, setelah terbiasa, sang anak malah jadi hobi membaca dan terdorong memiliki buku cerita sendiri.

“Makanya untuk ikut mendorong minat baca anak seusia Moonella, kita buat buku cerita berjudul Hello! Moonella yang isinya cerita-cerita ringan anak,” kata Merry.

Baca juga: Yuk, Jadi Pendamping Membaca bagi Anak-anak

Membiasakan anak membaca buku, menurut Anne C. Hargrave dan Monique Senechal, memang dapat memperkaya kosakata anak. Penelitian terhadap efek membaca buku cerita ini dilakukan pada 36 anak prasekolah berusia 13 bulan. Hasilnya, anak-anak yang biasa dibacakan buku cerita menjadi lebih aktif.

Baca juga: Anak Batita Diajari Membaca

Mereka jadi lebih baik dalam mempelajari kosakata baru dan mengalami penambahan kosakata secara signifikan setiap membaca buku bersama. Lalu, bagaimana jika anak terlanjur enggan membaca? Coba perkenalkan mereka dengan ebook.

Penelitian yang dilakukan oleh National Literacy Trust pada 468 siswa di 40 sekolah Inggris menyatakan ebook dapat membantu meningkatkan minat baca. Anak yang menggunakan ebook cenderung membaca dengan rentang waktu lebih lama, merasa keren, dan tak terkendala dengan persoalan ukuran teks. Perubahan perilaku membaca lebih terlihat pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan.

Sebelum penelitian dimulai, sebanyak 51,8 persen anak-anak sudah memiliki persepsi bahwa membaca lewat ebook membuat mereka terlihat keren. Persepsi ini meningkat menjadi 66,5 persen di akhir penelitian. Secara khusus, terdapat peningkatan anak laki-laki yang memilih membaca dengan ebook sebanyak 11 persen. Secara harian, terdapat kenaikan minat baca menggunakan ebook sebesar 25 persen dan 22 persen membaca selama satu jam atau lebih.

“Studi ini menunjukkan teknologi dapat mendorong minat baca anak, terutama anak laki-laki yang tidak suka membaca. Kini mereka mengisi waktu perjalanan ke sekolah dengan membaca ebook,” kata Irene Picton, manajer riset di National Literacy Trust.

Baca juga: Membaca Menentukan Masa Depan


Ebook Mempermudah Penglihatan

Sebuah studi di jurnal Library & Information Science Research pada 2014 menemukan alasan ebook lebih disukai anak-anak. Selain karena terlihat lebih praktis dibanding dengan membawa buku ke mana-mana, ebook membantu anak-anak terbantu ukuran huruf yang dapat disesuaikan dengan kemampuan penglihatan mereka.

“Mereka jadi tak harus membolak-balik halaman, spasi, dan ukuran huruf juga dapat diperbesar,” kata penulis utama studi tersebut, Åse Kristine Tveit.

Karena itulah, ebook juga bisa membantu para pembaca dengan gangguan penglihatan seperti disleksia. Penelitian pada 2013 di PLOS One menyatakan orang dengan disleksia membaca lebih efektif dan lebih mudah saat menggunakan e-reader dibandingkan dengan membaca di atas kertas.

Membaca dengan perangkat elektronik juga lebih meningkatkan kewaspadaan anak. Sebab, cahaya dari perangkat elektronik dapat mengurangi produksi hormon melatonin yang menimbulkan rasa kantuk. Hal ini tak didapat saat membaca buku biasa karena kita malah cenderung merasa ngantuk.

“Kertas memang cocok untuk pembaca yang sulit untuk tidur.”

Baca juga: Jangan Main Ponsel Menjelang Tidur

Baca juga artikel terkait BUKU atau tulisan menarik lainnya Aditya Widya Putri
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Aditya Widya Putri
Penulis: Aditya Widya Putri
Editor: Maulida Sri Handayani
DarkLight